Suara.com - Kunyit merupakan salah satu rempah yang biasa dijadikan bumbu dapur. Banyak masakan tradisional yang mengunakan kunyit sebagai bumbu utamanya. Selain dijadikan sebagai bumbu masak, kunyit yang memiliki nama latin Curcuma Domestica Val ini juga sering dijadikan jamu, ramuan obat tradisional maupun produk kecantikan.
Ini berkat antioksidan dan fitonutrien yang dikandung kunyit, sehingga bumbu yang satu ini menyimpan begitu banyak khasiat dan dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Kurkumin dalam kunyit, hadir bersama antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, dan sifat anti-glikemik. Sifat ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga mencegah beberapa penyakit, termasuk diabetes.
Pengobatan dengan menggunakan kunyit bisa dilakukan dengan dua cara. Yang pertama adalah pengobatan luar yakni dengan memarut kunyit dan dijadikan masker atau salep yang ditempelkan pada bagian yang sakit. Cara kedua adalah pengobatan dari dalam, yakni dengan dijadikan minuman atau sebagai jamu.
Berikut sejumlah manfaat kunyit untuk kesehatan tubuh:
1. Kunyit berfungsi sebagai antiseptik alami yang mempercepat penyembuhan luka secara alami. Kunyit juga bisa menyembuhkan memar dan mencerahkan luka bekas terbakar.
2. Kunyit menurunkan risiko terkena kanker karena mengandung zat antikanker.
3. Kunyit bisa memperlambat proses penuaan karena berkontribusi dalam pertumbuhan dan peremajaan sel.
4. Dapat membuang racun berbahaya dan bahan kimia dari tubuh.
5. Zat anti-inflamasi yang dikandungnya dapat membantu penyembuhan rheumatoid.
6. Kunyit berperan penting dalam mencegah leukemia.
7. Memasukkan kunyit dalam diet sehari-hari dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh. 8. Kunyit bisa melancarkan metabolisme tubuh sehingga ideal bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan.
9. Kunyit dapat menghilangkan pigmentasi yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.
10. Menjaga kelembapan kulit serta mencerahkan kulit wajah.
11. Membantu melawan gangguan kulit, seperti eksim, psoriasis, dan ruam merah, juga membantu meringankan stretch mark atau selulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?