Suara.com - Serangan penyakit jantung bisa datang kapan saja dan kepada siapa saja. Bahkan, orang yang sehat sekalipun, bisa terserang penyakit tersebut.
Jika Anda terkena serangan jantung saat sedang bersama seseorang, Anda masih aman karena ada yang dapat memberikan pertolongan. Namun bagaimana kalau kebetulan Anda sedang sendirian? Jika Anda sendirian saat serangan datang, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk bisa bertahan sambil menunggu pertolongan.
Seperti dilansir laman Boldsky, Anda harus mengetahui ciri-ciri serangan jantung. Satu hal yang biasanya terjadi saat serangan jantung adalah dada terasa sesak dan napas menjadi pendek serta sakit yang menjalar dari dada.
Jika Anda mengalami tekanan yang tidak nyaman, sesak, dan terasa sakit di dada, ada kemungkinan Anda mengalami serangan jantung dan sudah waktunya untuk waspada.
Langkah berikutnya adalah berhenti melakukan kegiatan yang sedang Anda lakukan. Saat Anda mulai merasakan gejala-gejala serangan jantung, Anda harus memberikan tubuh Anda kenyamanan agar bisa lebih tenang. Ada kemungkinan saat otot lebih tenang, sumbatan yang menghambat aliran darah ke jantung bisa sedikit terbuka.
Langkah selanjutnya ialah mengonsumsi Aspirin. Serangan jantung biasanya terjadi karena adanya sumbatan sehingga darah yang kaya akan oksigen tidak bisa mencapai jantung.
Jika Anda mengonsumsi aspirin saat serangan jantung, bisa mencegah sumbatan semakin membesar dan memberikan waktu kepada tubuh untuk memecah sumbatan tersebut.
Setelah melakukan beberapa cara tersebut, Anda tetap harus menghubungi dokter agar segera mendapatkan perawatan yang semestinya. [Boldsky/Deny Yuliansari]
Tag
Berita Terkait
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
5 Rekomendasi Smartwatch dengan Heart Rate Monitor Terbaik 2026
-
7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi