Suara.com - Human Papiloma Virus (HPV) adalah virus yang mempengaruhi banyak orang. Tidak hanya menular dan dapat menyebabkan infeksi kulit, virus ini juga dapat menyebabkan penyakit lain yang lebih berbahaya, seperti kanker serviks, kanker mulut dan tenggorokan.
Lebih dari tiga perempat perempuan terinfeksi virus ini dan beberapa di antaranya menderita kanker serviks akibat virus tersebut.
Ada banyak obat-obatan dan perawatan yang dilakukan untuk mengatasi virus HPV dan pencegahan kanker serviks. Namun, baru-baru ini peneliti menemukan tanaman alami lain yang diklaim mampu membunuh virus tersebut yaitu jamur shitake dari Jepang.
Shitake diketahui mengandung zat kimia yang unik yang disebut AHCC. Zat ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah pertumbuhan tumor.
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di AS menemukan bahwa ekstrak jamur shitake dapat mencegah kanker yang disebabkan oleh HPV.
Kesimpulan ini didapat setelah mereka memberikan ekstrak jamur shitake sekali sehari selama enam bulan kepada 10 perempuan dengan virus HPV. Alhasil delapan perempuan sembuh dari virus tersebut.
Para peneliti mengatakan hal ini terjadi kemungkinan karena adanya AHCC di shitake yang merupakan campuran dari asam amino, polisakarida, dan mineral.
"AHCC adalah suplemen gizi yang tidak menimbulkan efek samping dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kami berencana untuk menggunakannya dalam pengobatan selama enam bulan untuk membunuh virus HPV dan mencegah kanker," kata Profesor Judith Smith dari University of Texas.
Sekadar diketahui, HPV dapat menyebar melalui kontak seksual dan menyebabkan kanker serviks pada perempuan. Tak hanya itu, virus tersebut juga dapat menyebabkan kanker anus, penis, dan kanker tenggorokan.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa AHCC dapat membunuh HPV dalam 90 hari. Selain itu, AHCC juga dapat mengurangi pertumbuhan sel tumor serviks. (Daily Mail)
Berita Terkait
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker
-
Beda Sariawan Biasa dan Gejala Kanker Mulut, Begini Penjelasannya
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an
-
Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru