Suara.com - Pengidap HIV/AIDS di Indonesia tak hanya diderita oleh kalangan dewasa saja. Nyatanya, remaja dan bayi pun sudah ada yang terinfeksi HIV/AIDS. Mirisnya, tiap tahun jumlah korbannya pun terus meningkat.
Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek, hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya virus yang menular melalui cairan ini. Ia pun secara tegas mengimbau pencegahan HIV/AIDS, khususnya kepada para remaja. Pasalnya, kasus ini dikhawatirkan dapat merusak generasi bangsa.
"Tentunya kita ingin anak-anak punya pengetahuan yang menyeluruh, mengapa jangan sampai terkena HIV/AIDS. Karena kalau sudah terkena, maka habis sudah masa depannya, bahkan bisa berujung pada kematian," ungkap Nila dalam acara "Gebyar Remaja Indonesia Peduli HIV/AIDS", di Jakarta, Jumat (12/12/2014).
Hingga saat ini, Menkes mengatakan, baru 11% remaja Indonesia yang mengetahui betul apa itu HIV/AIDS, bahayanya, apalagi cara mencegahnya. Menurut Menkes, dalam hal ini peran keluarga terutama orang tua, sangat penting untuk menjauhkan anak dari perilaku negatif yang bisa memicu penularan virus HIV.
"Saya kira, peran keluarga sangat penting untuk menjaga komunikasi dengan anak, sehingga bisa mengawasi perilakunya. Kemudian faktor lingkungan, guru dan teman-temannya, yang juga berperan menjauhkan anak dari merokok, narkoba, atau seks bebas yang menjadi pintu penularan virus ini," lanjutnya.
Oleh karena bahayanya yang bisa merusak masa depan dan menyebabkan kematian, Menkes pun secara tegas berpesan kepada para remaja untuk tidak menikah di usia dini, menjauhi perilaku merokok, juga seks bebas. Remaja juga diimbau tidak mengonsumsi miras dan narkoba yang bisa jadi pintu gerbang penyebaran virus HIV/AIDS.
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat