Suara.com - Ada banyak kasus atau peristiwa yang kontroversi di dunia sepanjang 2014. Tak hanya di dunia politik, hukum dan sosial, tetapi juga di dunia kesehatan.
Apa saja? Yuk, kita kilas balik lagi isu-isu kesehatan yang menjadi kontroversi di dunia kesehatan sepanjang 2014.
4. Marijuana sebagai obat
Marijuana atau akrab disebut ganja biasanya dipakai untuk memberikan efek santai bagi pengguna yang akhirnya disalahgunakan penggunaannya. Keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS) melegalkan marijuana sontak membuat beberapa negara tercengang. Kepemilikan sejumlah kecil ganja menjadi barang yang tidak dianggap tabu lagi di negara tersebut. Salah satunya negara bagian Washington, Colorado, dan Oregon, Amerika Serikat. Memang beberapa tahun terakhir, banyak sekali penelitian yang mengusung manfaat ganja bagi kesehatan. Kandungan tetrahidrocanabinol (THC) ditengarai menjadi penyebab ampuhnya ganja untuk menyembuhkan nyeri kronis, penyakit radang usus, insomnia, dan meningkatkan nafsu makan. Bahkan di California, 90 persen orang mengaku bahwa ganja membantu mereka mengobati kondisi medis yang serius.
5. Apakah rokok elektrik bermanfaat?
Rokok elektrik begitu populer tahun ini. Sebagian besar pemakainya berdalih, rokok tanpa proses pembakaran ini lebih sehat dan dapat membantu mereka berhenti merokok. Sayangnya hingga kini regulasi rokok elektrik masih menjadi perdebatan di berbagai negara. Perokok eletrik ini juga tidak terbukti mengakhiri kebiasaan buruk mengisap bahan kimia ke dalam tubuhnya. Beberapa justru kembali melakukan kebiasaan mengisap rokok konvensional.
6. Obesitas? Sudah pasti tak sehat
Selama ini gemuk diidentikan dengan kesuburan. Bayi yang lahir gemuk selalu dianggap lebih sehat ketimbang dengan bayi yang lahir kurus. Padahal, kegemukan atau obseitas sudah tentu tak baik untuk tubuh. Orang yang gemuk pasti memiliki indeks massa tubuh yang tinggi sehingga risikonya lebih tinggi untuk mengalami penumpukan plak di arteri yang menyebabkan penyakit jantung. Berat tubuh yang ekstra justru menjadi sebuah beban, dimana tubuh akan bekerja lebih keras untuk menopangnya.
7. Gegar otak apakah umum dialami?
Jenis cedera yang sangat berbahaya adalah kepala terluka akibat dari dampak tabrakan atau kecelakaan saat berolahraga. Namun seringkali gegar otak ini tidak disadari oleh korban. Ketika hal ini terjadi biasanya si penderita hanya mendapati luka ringan di kepala seperti lecet hingga terdapat luka sobek akibat benturan keras. Padahal cedera ini sangat berbahaya dan bisa menimbulkan kematian. Di Amerika Serikat, gegar otak merupakan cedera yang paling banyak terjadi pada korban tabrakan maupun atlet. (Medical Daily)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif