Suara.com - 51 tahun yang lalu, Arthur Lampitt warga Granite City, Illinois, menabrakkan Thunderbird 1.963-nya ke sebuah truk. Meski mengalami luka cukup serius, ia berhasil diselamatkan. Dan pekan ini, Arthur menjalani operasi di pinggiran kota St Louis, untuk mengambil tuas 7-inci dari T-birdnya yang bersarang di lengan kirinya.
New York Post melaporkan, operasi selama 45 menit yang berlangsung Rabu (31/1/2014) berlangsung sukses dan Lampit yang sekarang berumur 75 tahun, sudah pulih dan diijinkan pulang ke rumah.
Sebenarnya keberadaan 'onderdil' mobil di tubu Lampit sudah diketahui sejak satu dekade lalu. Saat itu, alat detektor logam di gedung pengadilan mendeteksi keberadaan benda ramping sepanjang pensil di lengan kirinya. Tapi karena tidak menimbulkan rasa sakit atau gangguan, Lampitt diberitahu untuk membiarkannya. Baru beberapa minggu lalu, ia merasakan sakit di lengannya.
"Semuanya baik-baik saja sampai ia mulai mendapati lengannya membengkak," kata Betty, istri Mr Lampitt.
Lampitt akhirnya memutuskan untuk menjalani operasi. Dia awalnya tidak yakin apa yang ada di lengan. Dia bertanya-tanya apa mungkin alat medis yang tertinggal di lengannya, saat ia harus dirawat ruang gawat darurat pada tahun 1963 silam. Dia ditemukan koleksi foto-foto lama, tentang Thunderbird yang hancur. Ternyata ada indikator yang hilang dari sisi kiri kolom kemudi. Dan operasi di Saint Louis, Missouri, menegaskan hal itu.
Alat itu sepanjang tujuh inci atau sekitar 17,5 centimeter. Dr Lang yang mengoperasi Lampitt mengatakan jaringan pelindung tumbuh di sekitar tuas.
"Kami melihat semua jenis benda asing seperti paku atau pelet, tapi biasanya tidak sebesar ini. Sesuatu yang besar akan terinfeksi," ujarnya. (news.com.au)
Tag
Berita Terkait
-
Dari Kenaikan PBB hingga Uang di Dalam Karung: Puncak Drama Bupati Pati Sudewo
-
Curah Hujan Masih Tinggi, BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta hingga 22 Januari
-
Terjaring OTT, Bupati Pati Sudewo Jalani Pemeriksaan Lanjutan di KPK
-
Terjaring OTT, Wali Kota Madiun Diduga Terima Suap Berkamuflase Dana CSR
-
KPK Sita Uang Miliaran dalam OTT Bupati Pati Terkait Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren