Suara.com - Diare pada anak merupakan masalah kesehatan yang tak dapat disepelekan karena bisa menyebabkan rasa sakit yang mendera bahkan mampu mengancam nyawa anak.
Hasil penelitian di berbagai negara menunjukkan diare memberikan kontribusi sebagai penyebab kematian sekitar 15 persen pada balita. Kurang lebih separuh kasus diare tersebut disebabkan oleh rotavirus.
Sebuah penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communication mengungkap cara rotavirus menginfeksi anak-anak. Virus ini diketahui menyerang anak-anak melalui reseptor karbohidrat pada sel-sel usus mereka.
Menurut salah satu peneliti senior di Institute for Glycomics, Griffith University Queensland, Australia, Mark von Itzstein, temuan ini bisa membantu pemahaman banyak pihak mengenai cara virus menginfeksi sel dan memberi peluang baru untuk menemukan pengobatan yang lebih strategis dalam kasus ini.
"Temuan kami bisa membantu memahami tentang reseptor gula yang digunakan oleh rotavirus saat menginfeksi manusia dan memberi petunjuk untuk pengobatan selanjutnya agar dapat menghentikan infeksi virus lebih cepat sebelum terlambat," katanya.
Sementara itu, Barbara Coulson, asosiasi profesor di Universitas Melbourne, mengatakan bahwa temuan ini memberi peluang untuk pengembangan vaksin untuk kasus diare yang disebabkan rotavirus.
"Kami sangat senang dengan temuan kami, kita memiliki pemahaman yang jauh lebih baik tentang karbohidrat yang ternyata digunakan virus untuk menempel ke tubuh manusia untuk menginfeksi penyakit diare," ujarnya menambahkan. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan