Suara.com - Leukimia atau kanker darah menempati posisi tertinggi sebagai kanker yang paling banyak diderita oleh anak. Presentasenya hampir mencapai 50-70 persen.
Sayangnya, jumlah kasus yang tinggi ini tidak dibarengi dengan ketersediaan obat yang menjadi patokan untuk penyembuhan pasien yang didominasi oleh anak-anak ini. Dua jenis obat yang langka ini adalah Merkaptopurin dan Methotrexate.
Hal ini disampaikan dr Haridini Intan Setiawati Mahdi, SpA, Kepala Staf Medik Fungsional RS Kanker Dharmais di Jakarta, Kamis (15/1/2015).
"Dua tahun ini memang kedua jenis obat itu susah didapat. Pabrik pembuatan yang berada di Belanda sempat terbakar sehingga pindah ke Eropa Timur. Padahal kedua obat ini berperan penting dalam penyembuhan kanker Leukimia pada anak," ujar dokter yang akrab disapa Tanti ini.
Menurut dia, pengajuan kepada pemerintah sudah pernah dilakukan sejak timbulnya kelangkaan dua jenis obat ini. Pemerintah berjanji akan memasukkannya pada 2015 ini dalam Fornas (Formularium Nasional).
"Sampai sekarang memang belum ada di Fornas. Namun katanya sih 2015 ini akan ada. Kasian pasien, karena mereka tidak bisa menunggu sampai obat-obat ini benar-benar tersedia. Selama ini kami dibantu oleh salah satu yayasan yang membelikan obat langka ini bagi pasien kanker di sini," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?