Suara.com - Saat mengonsumsi obat, ada sederet aturan yang harus dipenuhi pasien dari dokter yang memeriksa kondisi kesehatannya. Tapi, masih banyak orang yang mengabaikan ketentuan ini sehingga bukannya makin membaik, kondisi kesehatannya justru tidak mengalami perubahan. Obat akhirnya menjadi resisten sehingga tak efektif saat diserap tubuh.
Penting bagi Anda untuk mengetahui hal apa saja yang harus dihindari saat mengonsumsi obat. Meski sederhana, dampaknya bisa serius bagi kesehatan Anda.
Apa saja? Berikut penjelasannya seperti dilansir Boldsky.
1. Merokok
Merokok saat sehat saja sudah bisa menyebabkan seseorang berisiko terkena masalah pernapasan dan gangguan kardiovaskular, apalagi saat sakit. Saat Anda merokok ketika sedang mengonsumsi obat-obatan maka dampak obat tersebut bagi kesehatan Anda tidak akan didapatkan. Berhentilah merokok, apalagi saat Anda sedang sakit dan harus mengonsumsi berbagai jenis obat-obatan.
2. Jangan Lupa Makan
Beberapa aturan minum obat kebanyakan menyatakan bahwa obat harus diminum setelah makan. Terlebih bagi penderita diabetes, jangan pernah lewatkan jam makan Anda ketika sedang mengonsumsi obat-obatan. Pastikan lagi ke dokter Anda, kapan sebaiknya mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan pada Anda.
3. Tidak Mematuhi Aturan Dosis
Obat yang diresepkan dokter pada Anda sudah tentu sesuai dengan kondisi kesehatan Anda. Jangan melebihi aturan dosis yang diberikan apalagi dengan tujuan untuk mendapatkan hasil penyembuhan yang cepat. Alih-alih sehat, Anda justru tidak akan mendapat manfaat dari obat yang Anda minum.
4.Minum bersama Obat Asam Lambung
Tidak semua obat aman dikonsumsi bersamaan dengan obat lainnya. Obat asam lambung yang mengandung antisida misalnya, sebaiknya tidak diminum bersama obat lainnya. Oleh karena itu, biasanya obat jenis ini dianjurkan untuk diminum sebelum makan atau 1 jam sebelum mengonsumsi obat lainnya.
5. Minum Susu atau Teh untuk menelan Obat
Saat minum obat, tentu yang terbaik adalah menelannya dengan bantuan air mineral. Tapi bagi sebagian orang yang tidak tahu bahayanya, justru memilih minum obat dengan bantuan teh atau susu untuk menggiringnya ke area tenggorokan.
Susu diketahui kaya akan kalsium, jika berinteraksi dengan bahan-bahan kimia pada obat justru dapat menghilangkan manfaat obat tersebut. Sedangkan the, mengandung kafein yang juga dapat mengurangi khasiat obat. Oleh karena itu jangan sekali-kali menelan obat menggunakan kedua jenis minuman ini.
Tag
Berita Terkait
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Cara Beli Obat Lewat Aplikasi BRImo, Tidak Perlu Ke Luar Rumah!
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter
-
Linglung hingga Tabrakan: Mengapa Tramadol Ilegal Masih Leluasa Dijual?
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026