Suara.com - Penyakit jantung merupakan penyakit mematikan yang tak hanya diderita lelaki, tetapi juga perempuan. Sayangnya, gejala penyakit jantung yang dialami perempuan sering kali tidak disadari, dan berbeda dengan gejala yang dirasakan laki-laki.
Salah satu gejala sederhana dari penyakit jantung yang sering diabaikan perempuan adalah kecapaian atau kelelahan yang tak biasa, bahkan hingga menyebabkan pingsan. Menurut dokter Daniel Yeo, dokter spesialis jantung dari Gleneagles Hospital Singapore, gejala yang hampir sama dengan penyakit lain ini membuat perempuan tak terpikirkan bahwa dirinya mengidap penyakit jantung.
"Banyak kerancuan umum terhadap gejala jantung yang dialami oleh lelaki, seperti nyeri dada. Perempuan mungkin akan mengalami rasa nyeri tajam seperti otot tegang, atau sakit perut seperti gangguan pencernaan," ujar Yeo, dalam diskusi media "Mewaspadai Serangan Jantung Mendadak pada Kondisi Kesehatan Prima", di Jakarta, Jumat (30/1/2015).
Tak hanya itu, menurut Yeo lagi, perempuan yang mengalami serangan jantung biasanya akan mengalami sesak napas di bagian dada tengah, keringat dingin yang terus mengucur, mual, pusing, dan merasakan kecemasan yang luar biasa. Sedangkan pada lelaki, umumnya mengalami nyeri dada seperti ditimpa beban yang cukup berat, sesak napas, hingga merasa tercekik dan jantung berdebar-debar.
Menurut Yeo, serangan jantung secara tiba-tiba bisa disebabkan oleh infeksi, meskipun jarang terjadi.
"Serangan jantung tiba-tiba bisa saja terjadi karena infeksi, meski dalam kasus kecil. Virus influenza yang biasa menyerang sistem pernapasan, lalu menjalar ke bagian jantung, sehingga otot jantung melemah dan menghambat suplai darah," imbuhnya.
Yeo pun mengimbau agar para perempuan mewaspadai gejala serangan jantung ini. Setiap perempuan diminta sadar akan keadaan dirinya, bila sudah merasakan nyeri di dada. Begitu juga bila mengalami gejala seperti kelelahan dan kecemasan yang tidak biasa, disarankan sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.
Berita Terkait
-
Jangan Keburu Parno! Ini Rahasia Membaca Angka Detak Jantung agar Tidak Gampang Panik
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu