Suara.com - Penyakit adalah hal yang paling dihindari oleh semua orang agar hidupnya berkualitas dan memiliki harapan hidup yang panjang. Inilah yang menjadi alasan mengapa gaya hidup sehat sangat penting dilakukan untuk menekan risiko terkena penyakit.
Jadi, bisa Anda bayangkan apa jadinya bila menerapkan pola hidup tak sehat, tentu akan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga berat.
Nah, di antara lelaki dan perempuan, lelakilah yang dianggap cenderung mengabaikan masalah kesehatan. Padahal bila mereka mempertahankan kebiasaan buruknya itu seperti merokok, minum alkohol berlebihan dan sering begadang makan sejumlah penyakit mematikan bakal mengintainya.
Lantas, penyakit mematikan apa saja yang mengintai lelaki? Berikut ulasannya seperti dilansir dari Journal of Internal Medicine:
1. Penyakit jantung
Ini merupakan man killer pertama di dunia. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (AS), penyakit ini bertanggung jawab untuk satu dari empat kematian laki-laki. Para ahli berpendapat, olahraga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Demikian juga dengan menghentikan rokok sama sekali. Menurut ahli jantung, yang merupakan pendiri Rippe Lifestyle Institute dan profesor ilmu biomedis di University of Central Florida, James M Rippe, MD, menghisap satu rokok risikonya sama dengan sebungkus rokok.
2. Kanker
Kanker bertanggung jawab atas 24,1 persen dari semua kematian laki-laki. "Lebih dari 50 persen penyebab kanker adalah memiliki gaya hidup yang salah," kata Rippe. Rokok merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di AS. Selain itu juga kelebihan berat badan, karena mempengaruhi kadar hormon dalam tubuh.
3. Cedera
Misalnya jatuh pada orang lanjut usia (lansia), atau kecelakaan. Di AS, kecelakaan merupakan penyebab ketiga laki-laki. Cedera akibat olahraga juga patut diwaspadai dengan mengonsumsi suplemen yang tepat. Rippe mengatakan, pilih suplemen yang bisa memperbarui tulang rawan dan membantu melumasi sendi, sehingga memperkecil kemungkinan jatuh atau cedera lutut yang buruk.
4. Penyakit pernapasan bawah kronis
Umumnya, penyakit ini bertanggung jawab untuk 5,4 persen dari kematian laki-laki. Penyakit pernapasan bawah kronis adalah emfisema dan bronkitis kronis, yang menyerang paru-paru dan membuat seseorang sulit bernapas. Penyebab utamanya adalah asma dan fibrosis paru. Karenanya, mengurangi rokok sangat dianjurkan pada penderita penyakit ini.
5. Stroke
Penelitian yang telah dipublikasikan dalam Neurology menunjukkan, stroke merupakan penyebab terbanyak kematian pada laki-laki sebelum usia 45 tahun. Jika tekanan darah sudan melebihi 120/80, sebaiknya temui dokter agar asupan natrium Anda dikurangi.
6. Diabetes
Diabetes adalah penyebab 3,1 persen dari semua kematian laki-laki. Mengurangi berat badan menuju berat badan ideal adalah saran yang ditekankan, demi mengurangi risiko penyakit ini. (Huffington Post)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat