Ilustrasi (shutterstock)
Ingin menghindari demensia? Coba perhatikan asupan kalori Anda sehari-hari, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau malah kurang.
JIka kurang, maka Anda perlu berhati-hati. Pasalnya menurut sebuah penelitian, orang-orang berusia 40-60 tahun yang memiliki berat badan di bawah normal, lebih berisiko terkena demensia di kemudian hari.
Seperti diketahui, demensia merupakan kondisi di mana seseorang mengalami penurunan daya ingat dan memiliki hambatan saat mengerjakan aktivitas sehari-hari.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) dan tim OXON Epidemiology pada 2 juta orang di Inggris, menunjukkan bahwa mereka yang memiliki berat badan kurang, 39 persen lebih berisiko terkena demensia dibanding mereka yang memiliki berat badan ideal.
Oleh karena itu, mulailah mempertahankan berat badan Anda agar tetap ideal dan melakukan gaya hidup sehat untuk mencegah timbulnya penyakit demensia di kemudian hari. (Zeenews)
JIka kurang, maka Anda perlu berhati-hati. Pasalnya menurut sebuah penelitian, orang-orang berusia 40-60 tahun yang memiliki berat badan di bawah normal, lebih berisiko terkena demensia di kemudian hari.
Seperti diketahui, demensia merupakan kondisi di mana seseorang mengalami penurunan daya ingat dan memiliki hambatan saat mengerjakan aktivitas sehari-hari.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) dan tim OXON Epidemiology pada 2 juta orang di Inggris, menunjukkan bahwa mereka yang memiliki berat badan kurang, 39 persen lebih berisiko terkena demensia dibanding mereka yang memiliki berat badan ideal.
Oleh karena itu, mulailah mempertahankan berat badan Anda agar tetap ideal dan melakukan gaya hidup sehat untuk mencegah timbulnya penyakit demensia di kemudian hari. (Zeenews)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Menopause dan Risiko Demensia: Perubahan Hormon yang Tak Bisa Diabaikan
-
Studi Mengungkapkan Bahwa Olahraga di Usia Lanjut Turunkan Risiko Demensia
-
Kondisi Kesehatan Bruce Willis Makin Memprihatinkan: Sulit Bicara dan Berjalan
-
Lupa Naruh Kunci? Awas! Dokter Sebut Ini Gejala Awal Demensia, Cegah dengan 5 Pola Hidup Ini
-
Waspada! Tiga Minuman Ini Berisiko Tingkatkan Demensia
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran