Suara.com - Mengonsumsi vitamin E secara rutin dapat membuat kesehatan kulit terjaga. Namun, jika seseorang kekurangan asupan vitamin E, risikonya sangat besar karena bisa menyebabkan kerusakan pada sel otak.
Menurut sebuah penelitian terbaru, kekurangan vitamin E dapat menganggu jalur pasokan nutrisi yang menuju ke otak.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa vitamin E diperlukan untuk mencegah kerusakan otak sehingga membantu menjelaskan mengapa vitamin E juga dibutuhkan untuk kesehatan otak," kata pemimpin penelitian Prof. March Traber, di Oregon State University, Amerika Serikat.
Kandungan Vitamin E paling sering ditemukan dalam minyak zaitun, almond, biji bunga matahari dan alpukat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang kekurangan asupan vitamin E sepanjang hidupnya memiliki sekitar 30 persen lebih rendah kadar docosahexaenoic acid yang mengandung fosfatidilkolin (DHA-PC), yang merupakan bagian dari membran sel dalam setiap sel otak, atau neuron.
Studi terbaru lainnya juga menunjukkan bahwa kekurangan vitamin E juga berisiko tinggi mengidap penyakit Alzheimer.
"Dalam arti, jika vitamin E tidak memadai, sama saja kita mengurangi bahan bakar untuk menjaga kesehatan otak," imbuhnya. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya