Suara.com - Ini adalah cerita seorang ayah yang berjuang melawan penyakit yang dia alami tanpa rasa lelah, berjuang sampai akhir hidupnya. Hadiah dari perjuangannya itu adalah berhasil menjalani pernikahan dengan kekasih yang ia cintai.
Chris Clark menikahi Charlotte Barnes setelah diperkirakan dokter bahwa umurnya tinggal 10 hari lagi. Perjuanganya melawan kanker perut lebih dari 2 tahun, padahal dokter telah memvonisnya akan meninggal beberapa bulan setelah pertama didiagnosis kanker stadium akhir.
Namun Clark menantang dokter, dan mampu bertahan lebih lama dengan lebih dari 60 kali kemoterapi yang harus dilaluinya.
Seorang freelance fotografer dan ayah dari tiga anak ini pertama kali diberitahu menderita kanker perut pada Oktober 2012. Sejak itulah hidupnya berubah, namun dengan semangat yang tidak pernah luntur, ia pun mengusulkan rencana pernikahan yang telah ia dan kekasihnya impikan sebelum penyakit bersarang di tubuhnya.
Pernikahan telah terlaksana, 10 hari pun berhasil mereka lalui dengan bahagia dan penuh perjuangan sebagai pasangan suami dan istri dengan bayang-bayang sisa umur dari dokter. Namun, setelah dua setengah tahun hidup bersama, istrinya kini harus merelakan dan mengikhlaskan segalanya dengan hidup tanpa belahan jiwanya.
Dia meninggal dalam pelukan istrinya pada 8 April di usia 43 tahun.
"Chris bukan hanya suami saya, tapi dia adalah sahabat dan belahan jiwa saya," kata Mrs Clark (32).
"Aku percaya orang-orang yang mengetahui perjalanan indah ini, akan semakin berjuang untuk mejalani kehidupan dan menghargai hubungan mereka dengan orang yang dicintai, dan cerita kami akan dijadikan inspirasi, untuk tidak pernah berhenti berjuang mencapai impian," imbuhnya.
Selama berjuang melawan penyakitnya, Clark tidak hanya berdua dengan sang istri. Mereka dikelilingi oleh keluarga dan sahabat-sahabat yang mungkin jumlahnya hampir 300 orang dan itu termasuk anak-anak Chris, Connor (22), Logan (19), dan Sennen (17) dari pernikahan sebelumnya.
"Kanker itu sebenarnya telah kalah, Chris telah melampaui batas yang telah ditentukan. Aku sangat beruntung telah bertemu dan menikah dengan seorang lelaki yang sangat menakjubkan. Saya berterima kasih kepada Tuhan atas segalanya, terutama kesempatan hidup bersama orang yang selalu memberikan kebahagiaan pada diri saya," ungkap sang istri.
Sebelum meninggal, Chris aktif dalam berbagai kegiatan sosial, salah satunya bersama sang istri, mereka ambil bagian dalam kegiatan "Race for Life", yaitu mengumpulkan dana yang nantinya akan disumbangkan pada penderita kanker oleh Cancer Research UK.
Selanjutnya, pada 2013 pasangan ini mendapat penghargaan kehormatan atas penggalangan dana yang telah dilakukan, uang sebesar £ 3.000 atau hampir Rp60 juta berhasil dikumpulkan setelah Chris Clark bersama istri bergabung dalam kegiatan tersebut.
Tak lama setelah penghargaan pertama, pasangan itu kembali memenangkan penghargaan Ultimate Love Story dari majalah Cosmopolitan, yang membuat pasangan ini diundang untuk bertemu dengan PM Samantha Cameron.
"Saya mendapat kehormatan besar, karena dapat bertemu dengan Chris pada saat penggalangan dana "Race for Life" pada 2013. Saya terpana dengan apa yang ia perlihatkan dan berikan selama hidupnya, lelaki yang terlihat begitu setia dan mencintai keluarganya" kata Paula Young, juru bicara Cancer Research UK.
"Charlotte, sang istri juga adalah wanita yang luar biasa. Dia mampu bertahan, selalu mendampingi suami dari awal sampai akhir, saya rasa mereka berdua orang luar biasa yang pernah saya ketahui." tambah Young.
Sampai saat ini cerita Chris Clark dan istri terus mendapat perhatian dibeberapa media dan dunia maya, salah satunya Facebook. Semua orang yang mengetahui akan terinspirasi oleh perjuangan yang telah mereka berdua lalui. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026