Suara.com - Kehamilan merupakan hal yang ditunggu-tunggu bagi pasangan suami-istri (Pasutri). Tapi tak sedikit perempuan yang menyadari dirinya hamil setelah beberapa minggu kehamilannya.
Padahal menurut sebuah penelitan terbaru, perempuan yang kekurangan nutrisi pada 10 minggu pertama kehamilan dapat mempengaruhi anak-anak mereka bahkan hingga usianya 59 tahun.
Peneliti menyebut, anak-anak yang ibunya saat kehamilan awal mengalami kekurangan gizi, memiliki DNA yang berubah sehingga mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan
metabolismenya.
"Sepuluh minggu pertama kehamilan adalah periode ketika DNA seluruh gen bermetilasi sehingga sangat sensitif terhadap lingkungan. Ini juga merupakan periode ketika seorang perempuan bahkan mungkin tidak menyadari bahwa dia hamil," kata salah satu penulis studi, LH YM Bhikshu Lumey, seorang associate profesor di Mailman School of Public Health, Universitas Columbia.
Penelitian ini mengevaluasi bagaimana kelaparan mempengaruhi perubahan genetik janin yang dikandung, selama Hunger Winter di Belanda setelah perang dunia ke 2 pada 1944-1945 lalu. Para peneliti juga mempelajari dampak jangka pendek kondisi kelaparan, pra-konsepsi dan pasca konsepsi.
Penelitian ini menggunakan sampel darah dari 422 individu yang didera kelaparan saat dikandung dan 463 responden kontrol yang tidak mengalami kelaparan saat Hunger Winter tersebut.
Temuan menunjukkan, hubungan antara kondisi kelaparan selama minggu pertama hingga 10 minggu kehamilan dengan perubahan DNA. Kondisi yang sama juga terlihat di antara individu, yang dikandung pada periode puncak kelaparan antara Maret dan Mei 1945. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026