Suara.com - Perkembangan teknologi memudahkan manusia dalam berkomunikasi, salah satunya dengan kemunculan ponsel pintar atau smartphone. Sayangnya berbagai penelitian melansir efek buruk yang ditimbulkan dari penggunaan smartphone secara berlebihan. Efek buruk itu seperti mempengaruhi kemampuan indra penglihat hingga menyebabkan nyeri sendi.
Sebuah penelitian baru mengungkap bahwa keranjingan menggunakan ponsel pintar dapat memicu pembengkakan saraf tangan khususnya ibu jari.
Penelitian ini dilakukan oleh Esra Erkol Inal dari Suleyman Demirel University, Turki. Esra dan tim melibatkan 102 mahasiswa dan 66 di antaranya menggunakan smartphone layar sentuh sementara 36 responden lainnya tidak menggunakan ponsel pintar.
Temuan menunjukkan bahwa pelajar saat ini bisa menghabiskan lebih dari tiga jam sehari untuk SMS, email, dan browsing internet dari ponsel pintar mereka. Padahal, hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio saraf median secara signifikan mengalami peningkatan pada responden pengguna ponsel pintar dibanding mereka yang tidak sama sekali menggunakan gadget.
"Anak-anak harus menyadari bahaya smartphone. Sebuah smartphone selalu melibatkan pergelangan tangan ibu jari bekerja ekstra setiap saat," kata Esra seperti dilansir laman TimesofIndia.
Pemeriksaan ultrasonografi juga menunjukkan adanya pembesaran ibu jari pada kelompok responden pengguna ponsel pintar. Seringkali kebiasaan ini menyebabkan rasa nyeri pada ibu jari secara tiba-tiba.
"Dokter harus berhati-hati saat memeriksa saraf median dan fleksor polisis longus ibu pada pengguna smartphone," imbuh Esra.
Ia pun mengingatkan agar pengguna ponsel pintar mempertimbangkan lagi durasi pemakaian gadgetnya agar terhindar dari beragam masalah kesehatan yang lebih serius. (Timesofindia)
Tag
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Penyimpanan Internal 256 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
-
Oppo Find X9s Usung Chipset Dimensity 9500s dan Kamera 200 MP, Segera Rilis dalam Waktu Dekat
-
Terpopuler: Gempa Pacitan Sebabnya Apa? Black Shark Gahar Muncul
-
4 Rekomendasi HP Layar Lengkung Terbaik 2026, RAM Besar Harga Mulai Rp 2 Jutaan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini