Suara.com - Tanggal 21 Juni kini diperingati sebagai Hari Yoga Internasional setelah PBB menyetujui saran Perdana Menteri Narendra Modi menjadikan yoga sebagai bagian dari gaya hidup.
Berbagai penelitian pun telah mengungkap manfaat yoga bagi kesehatan. Penelitian terbaru, bahkan menunjukkan yoga juga ternyata dapat meningkatkan fungsi kerja otak. Kok bisa?
Peneliti dari University of Illinois mengatakan bahwa kecepatan dan ketepatan peserta penelitian dalam mempertahankan fokus dan menyimpan memori meningkat setelah belatih yoga selama 20 menit.
"Peserta yang melakukan latihan yoga menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan mereka yang latihan aerobik ringan hingga moderat," kata peneliti studi, Neha Gothe.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melibatkan 30 responden perempuan. Mereka melakukan yoga selama 20 menit yang terdiri dari latihan duduk, berdiri, postur telentang hingga meditasi dan olah napas. Mereka kemudian di tes kemampuan kognisinya.
Selanjutnya hasil tes ini dibandingkan dengan hasil tes setelah responden melakukan latihan aerobik selama kurun 20 menit. Gothe dan rekan-rekannya terkejut bahwa hasil tes kognisi lebih baik justru didapat setelah responden menyelesaikan latihan yoga dibanding aerobik.
"Tampaknya usai mengikuti latihan yoga responden lebih mampu fokus dan mengolah informasi lebih cepat dan akurat daripada setelah melakukan aerobik. Mungkin ini terkait latihan meditasi yang bisa mengurangi kecemasan sehingga bisa meningkatkan nilai pada tes kognitif," ujar Gothe. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia