Suara.com - Malas olahraga ternyata tak hanya menurunkan daya tahan tubuh, tetapi juga melemahkan kekuatan otot loh!
Hasil penelitian terkini menunjukkan bahwa hanya perlu waktu dua minggu bagi orang muda yang malas berolahraga untuk kehilangan kekuatan ototnya.
Kalau kondisi ini dialami, itu berarti tidak akan ada bedanya antara orang muda dengan mereka yang berusia 40-50 tahun.
"Tak bergerak (berolahraga) dalam dua minggu, orang muda akan kehilangan sepertiga (485 gram) kekuatan ototnya. Mereka menjadi berkekuatan otot sama dengan orang-orang yang berusia 40 atau 50 tahunan," kata Andreas Vigelsoe, PhD dari Pusat Penuaan Kesehatan dan Jurusan Ilmu Biomedis, Universitas Kopenhagen.
Seperti diketahui, seiring bertambahnya usia, massa otot setiap orang berkurang, tapi dengan rutin olahraga seperti melatih kebugaran, dapat mengurangi risiko berkurangnya massa otot ini.
Mengenai jenis olahraga, Vigelsoe mengatakan, bersepeda misalnya, ternyata tidak cukup mampu menambah kekuatan otot pasca tak aktif berolahraga setelah dua minggu.
"Jika Anda ingin menambah kekuatan otot setelah periode tak aktif beraktivitas fisik, Anda perlu melakukan latihan angkat beban," jelasnya. (Eurekalert.org)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia