Lifestyle / Female
Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB
Sensatia resmi mengantongi izin Cruelty Free International melalui Cruelty Free International Approval Programme. (Dok: Sensatia)

Suara.com - Sensatia, merek clean beauty asal Bali, resmi memperoleh persetujuan dari Cruelty Free International melalui Cruelty Free International Approval Programme, yang sebelumnya dikenal sebagai Leaping Bunny Approval Programme. Persetujuan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan Sensatia untuk terus menghadirkan produk yang dikembangkan tanpa pengujian terhadap hewan, sekaligus memperkuat filosofi clean beauty yang telah menjadi bagian dari identitas merek sejak awal berdiri.

Diakui sebagai salah satu standar cruelty-free tepercaya di dunia untuk industri kosmetik dan perawatan diri, program persetujuan Cruelty Free International merupakan bentuk verifikasi independen yang memastikan sebuah merek memenuhi persyaratan ketat terkait praktik cruelty-free di seluruh rantai pasoknya, mulai dari bahan baku hingga produk akhir.

Sejak didirikan lebih dari 26 tahun lalu, Sensatia percaya bahwa merawat diri seharusnya tidak dilakukan dengan mengorbankan kesejahteraan hewan maupun kelestarian lingkungan. Keyakinan tersebut menjadi landasan dalam setiap proses pengembangan produk, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses formulasi yang dilakukan secara bertanggung jawab.

"Persetujuan dari Cruelty Free International merupakan salah satu pencapaian penting bagi Sensatia. Hal ini memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa produk kami telah melalui penilaian independen sesuai dengan standar Cruelty Free International Approval Programme,” ujar Michael Lorenti, Founder & CEO Sensatia.

Di tengah meningkatnya perhatian konsumen terhadap transparansi, persetujuan independen menjadi salah satu acuan dalam membantu masyarakat membuat keputusan yang lebih bijak. Bagi Sensatia, persetujuan ini memperkuat komitmen perusahaan terhadap clean beauty melalui penggunaan bahan-bahan berbasis tumbuhan, formulasi yang dikembangkan secara bertanggung jawab, serta praktik bisnis yang berkelanjutan.

"Bagi kami, yang terpenting adalah memastikan bahwa setiap produk dikembangkan melalui proses yang bertanggung jawab. Persetujuan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menjaga standar tersebut dalam setiap inovasi produk dan seiring dengan berkembangnya kebutuhan konsumen,” tambah Michael.***

Load More