Suara.com - Mewarnai merupakan salah satu bentuk aktivitas yang sering dilakukan anak-anak. Tapi tak ada salahnya bila orang dewasa juga menjadikan kegiatan ini sebagai hobi, karena menurut sebuah penelitian mewarnai memiliki beragam manfaat kesehatan.
Seorang psikolog klinis asal New York, dr Ben Michaelis, mengatakan bahwa mewarnai bisa melatih konsentrasi hingga keterampilan motorik halus seseorang. Bahkan, mewarnai bisa menjadi salah satu bentuk terapi dari pereda stres.
"Saat mewarnai, salah satu bagian otak yang berkaitan dengan respon takut benar-benar beristirahat. Efeknya kita bisa merasa lebih rileks," katanya.
Michaelis pun menyarankan agar kegiatan mewarnai dilakukan bersama-sama dengan beberapa anggota keluarga yang lain untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar.
"Apalagi jika anak-anak sudah bertengkar, mewarnai menjadi kegiatan yang bisa menenangkan kondisi rumah," imbuhnya.
Manfaat mewarnai juga dirasakan oleh Jason Abrams, seorang manager keuangan di New York. Menurutnya mewarnai bisa menjadi ajang untuk melepas stres dan kepenatan yang membelenggunya sehari-hari.
Ia bahkan menganggap bahwa mewarnai lebih efektif membuat tubuh lebih rileks seperti saat dirinya melakukan yoga.
"Saya pernah mencoba yoga dan tubuh memang menjadi lebih rileks dan tenang. Tapi ketika mencoba mewarnai, efek rileks saya dapatkan seperti melakukan yoga," kata Jason.
Michaelis pun menilai bahwa mewarnai bisa memberi efek rileks bagi mereka yang melakukannya dengan hati yang senang tanpa adanya paksaan apapun. (Foxnews)
Tag
Berita Terkait
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam
-
Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal