Anda tentu belum lupa pada komedian Pepeng? Sejak 2005 lalu Pepeng telah didiagnosis menderita multiple sclerosis hingga merenggut nyawanya pada Mei 2015 lalu. Di akhir sisa hidupnya, Pepeng harus menjalani segala aktivitasnya di tempat tidur.
Lantas sebenarnya apa sih penyakit multiple sclerosis ini? Dan apa penyebabnya?
Multiple sclerosis merupakan suatu gangguan yang menyerang sistem kekebalan tubuh hingga merusak sistem saraf pusat seseorang. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal The FASEB, jumlah garam yang dikonsumsi dapat memicu penyakit kompleks ini. Menurutnya konsumsi garam berlebih akan mengganggu sistem kekebalan tubuh, sebelum akhirnya memicu penyakit multiple sclerosis.
Pada penderitanya, penyakit ini membuat mereka tak bisa berjalan bahkan menganggu konsentrasi, perhatian, dan kemampuan mengingat.
Peneliti yakin bahwa konsumsi garam berlebih menjadi satu dari sekian banyak faktor pemicu timbulnya penyakit kompleks ini.
"Kami berharap bisa menyediakan pemahaman yang komprehensif mengenai faktor apa saja yang bisa merangsang kelainan autoimun seperti multiple sclerosis ini," ungkap Dimitry Krementsov fm, peneliti dari University of Vermont di Burlington, Vermont, AS.
Untuk mendapat temuan ini, peneliti melakukan percobaan pada tikus yang diberi diet tinggi garam. Ternyata kelompok tikus yang diberikan makanan dengan garam berlebih mengalami gejala tak biasa mirip multiple sclerosis.
"Garam bisa mengaktifkan bagian sistem kekebalan yang dapat menyasar tubuh. Jika pertahanan tubuh lemah maka bisa memicu beragam penyakit autoimun salah satunya adalah multiple sclerosis," imbuhnya. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Bahan Masakan Idul Adha yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi, Apa Saja?
-
Kulit Kusam Bikin Kurang Pede? Ini 5 Rahasia Body Scrub Sea Salt untuk Kulit Glowing!
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak