Suara.com -
Berlian kini tak lagi hanya menjadi pemanis yang membuat penampilan Anda semakin menawan, tapi juga bisa digunakan untuk mendeteksi adanya kanker.
Temuan ini diungkapkan fisikawan dari University of Sydney.
Peneliti menemukan bahwa nano atau versi sintetis dari permata yang berharga ini dapat menyala dan menunjukkan adanya kanker tahap awal saat melakukan scan MRI (Magnetic Resonance Imaging).
Pemimpin peneliti, Profesor David Reilly menjelaskan bahwa berlian nano termasuk bahan tak beracun dan non reaktif sehingga memungkinkan digunakan sebagai beacon saat proses MRI.
"Kami menyadari bahwa berlian memiliki karakteristik magnetik yang memungkinkannya bertindak sebagai beacon di MRI," kata Prof Reilly.
Ia menambahkan bahwa sifat hyperpolarising berlian nano inilah yang dapat membuat sinyal adanya gerakan molekul kanker yang nantinya terdeteksi oleh alat pemindai MRI.
"Temuan ini bisa membuka jalan bagi kita untuk memetakan objek kanker sebelum mereka berubah menjadi penyakit yang mengancam jiwa," pungkasnya.
Tahap selanjutnya, Reilly dan tim akan mengujicobakan secara medis temuan terbarunya pada hewan. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya