Suara.com - Studi menunjukkan bahwa salah satu cara terbaik dan termudah untuk menjauhkan diri dari risiko kanker dengan mengonsumsi makanan sehat.
Beberapa makanan menurut penelitian memiliki manfaat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker dan memperkecil ukuran tumor.
Lantas, makanan terbaik apa saja yang dapat memperkecil risiko kanker? Berikut penjelasannya seperti dilansir Boldsky.
1. Wortel
Wortel mengandung beta karoten dalam jumlah tinggi yang membantu mengurangi berbagai kanker seperti paru-paru, perut, tenggorokan, usus dan kanker payudara.
2. Rumput laut
Makanan satu ini juga kaya akan beta-karoten, protein, serat, vitamin dan klorofil. Asam lemak dalam rumput laut juga membantu dalam memerangi kanker payudara.
3. Alpukat
Buah ini kaya glutathione, antioksidan yang berperan melawan radikal bebas dalam tubuh dengan menghalangi penyerapan usus dari lemak tertentu. Alpukat terutama digunakan dalam pengobatan kanker hati dan berbagai kerusakan hati lainnya.
4. Cabai
Salah satu bumbu dapur ini mengandung bahan kimia yang dikenal sebagai capsaicin. Zat ini dapat menekan pertumbuham sel-sel kanker dan membantu mencegah kanker seperti kanker perut. Ini adalah salah satu makanan terbaik untuk melawan kanker.
5. Pepaya
Buah ini kaya vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan dan mengurangi penyerapan zat penyebab kanker atau nitrosamine yang berasal dari makanan olahan tertentu. Studi menunjukkan pepaya memiliki folacin yang membantu untuk meminimalkan risiko kanker serviks.
6. Flax (biji rami)
Flax mengandung lignan yang memiliki efek antioksidan dan menekan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Biji rami kaya asam lemak omega-3 yang dapat membantu untuk melawan kanker usus besar dan penyakit jantung.
7. Bawang putih
Bawang putih memiliki senyawa allium untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan sel kanker. Mengonsumsi makanan yang mengandung bawang putih bisa menjadi cara terbaik untuk menghindarkan diri dari risiko kanker.
Berita Terkait
-
8 Ide Usaha Makanan Modal Rp500.000, Prediksi Cuan dan Viral di Tahun 2026
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
10 Makanan Anti-Aging Terbaik untuk Menjaga Kulit Bercahaya Usia 40-an ke Atas
-
CERPEN: Gema yang Tak Pernah Usai
-
Puluhan Mahasiswa UNISA Keracunan Usai Kegiatan Pembelajaran di RS Jiwa Grhasia, Ini Pemicunya?
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial