Suara.com - Jika Anda dan pasangan telah berusaha keras namun tak kunjung diberi momongan, jangan putus asa. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan peluang kehamilan. Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Zeenews.
1. Sering berhubungan seks
Para ahli mengatakan peluang seorang perempuan untuk hamil tinggi jika ia dan pasangan melakukan hubungan seks secara teratur.
2. Tahu jadwal ovulasi
Salah satu hal yang paling penting untuk mendapatkan momongan adalah mengetahui kapan Anda mengalami ovulasi.
Anda bisa hamil hanya bila sperma bertemu sel telur yang hanya datang biasanya sebulan sekali, sekitar hari ke-14 dalam siklus haid Anda.
Oleh karena itu, perempuan yang memiliki siklus haid 28 hari biasanya sangat mudah untuk menghitung kapan memiliki masa subur atau ovulasi. Namun jika siklus haid tak teratur, kit ovulasi dapat membantu Anda menentukan waktu paling subur agar cepat hamil.
3. Tahu posisi seks yang berpeluang untuk hamil
Para ahli mengatakan bahwa posisi seks yang berbeda memainkan peran kunci untuk mendapatkan kehamilan. Meskipun tidak ada bukti ilmiah tentang posisi seksual terbaik untuk cepat hamil, diyakini bahwa berhubungan seks dengan 'posisi misionaris' (men on top) merupakan posisi terbaik karena memungkinkan untuk penetrasi mendalam sehingga sperma lelaki bisa ejakulasi lebih dekat dengan leher rahim.
4. Menjaga berat badan tetap ideal
Memiliki bobot tubuh terlalu kurus dapat menghambat kesuburan Anda, namun kelebihan berat badan juga tak baik. Ini dikarenakan dapat merangsang produksi hormon estrogen secara berlebih yang menganggu ovulasi.
5. Memperbanyak asupan asam folat
Asam folat penting bagi perempuan yang sedang berupaya untuk hamil. Para ahli menyarankan perempuan untuk memperbanyak asupan asam folat setidaknya tiga bulan sebelum hamil dan selama 12 minggu pertama kehamilan. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan
-
Deretan Artis yang Umumkan Kehamilan dan Kelahiran di Awal 2026
-
Zaskia Sungkar Bagikan Perkembangan Kehamilan usai Masuki Trimester Tiga
-
CERPEN: Kehamilan yang Tak Pernah Diinginkan
-
Bahagia Nantikan Anak Perempuan, Al Ghazali Sempat Mimpi 'Titik Pink'
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?