Suara.com - Seseorang yang memiliki hewan peliharaan, sering dinilai memiliki cinta dan pertemanan yang tanpa syarat. Memiliki hewan peliharaan juga memberi kekuatan untuk mengatasi stres dalam kehidupan sehari-hari.
Beberapa penelitian bahkan telah mengungkap manfaat memelihara anjing atau kucing bagi kesehatan. Lalu bagaimana dengan memelihara ikan di akuarium? Apakah hal ini juga berkontribusi positif bagi kesehatan kita?
Penelitian membuktikan bahwa melihat ikan-ikan di akuarium bisa menjadi terapi positif untuk menenangkan pikiran yang gelisah. Bahkan cara ini kerap dipakai para psikiater untuk menstabilkan kondisi kejiwaan pasien.
Tentu Anda tak pernah mengira bahwa hobi sederhana ini menyimpan manfaat yang luar biasa. Simak manfaat lain yang bisa Anda dapatkan dari hobi memelihara ikan di akuarium ini, seperti dilansir Boldsky.
1. Mengurangi stres
Sejumlah penelitian menyimpulkan bahwa memperhatikan gerak-gerik ikan di akuarium terbukti memberi efek terapi pada aspek emosional dan fisiologis orang. Hal ini membantu untuk mengurangi stres dan menenangkan diri dari hal-hal yang membuat Anda cemas. Mungkin ini alasannya beberapa rumah sakit menyediakan akuarium di ruang tunggu mereka.
2. Memperkuat kesehatan jantung
Sebagai terapi, akuarium tak hanya dapat membantu menenangkan seseorang tetapi juga menormalkan kembali tekanan darahnya yang meningkat drastis. Oleh karena itu, hal ini membawa sejumlah manfaat untuk melatih denyut dan otot nadi dari ketegangan. Hal ini juga bisa menjadi kebiasaan sehat untuk sistem kardiovaskular yang akhirnya memberikan dorongan untuk harapan hidup lebih lama.
3. Bermanfaat untuk pasien Alzheimer
Dalam sebuah studi yang dilakukan pada pasien alzheimer membuktikan bahwa kegiatan melihat gerak-gerik ikan yang berwarna-warni dalam akuarium bisa memicu perbaikan perilaku pada pasien. Mereka lebih tenang dan tidak agresif seperti biasanya.
4. Bermanfaat untuk anak dengan autisme
Anak-anak dengan autisme sangat rentan mengalami ledakan emosional. Terapi melihat akuarium ini bisa menjadi salah satu pilihan yang membuat emosi mereka lebih stabil.
5. Menenangkan agresivitas anak dengan ADHD
Anak-anak dengan gangguan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) disarankan untuk rutin melihat akuarium. Meski kelihatannya sepele, kegiatan ini terbukti dapat menenangkan saraf mereka dan membantu untuk meningkatkan konsentrasi agar lebih fokus.
Berita Terkait
-
Hobi Ikan Hias Naik Level, Kini Punya Panggung Kompetisi Nasional
-
Daftar 6 Ikan Hias Termahal di Dunia, Harga Mencapai Rp 6,3 Miliar
-
5 Rekomendasi Ikan Hias Awet & Susah Sakit yang Cocok untuk Kolam di Taman Rumah
-
KAI Logistik Fasilitasi Pelaku Usaha Binaan Kementerian Kelautan dan Perikanan
-
Sepi Bak Kuburan, Begini Kondisi Sentra Ikan Hias Johar Baru
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!