Suara.com - Tubuh manusia sangat membutuhkan multivitamin. Dokter menganjurkan kita untuk mengonsumsi multivitamin satu sampai dua kali seminggu agar tubuh tak mudah terserang penyakit.
Ini karena makanan kaya multivitamin dapat membantu meningkatkan metabolisme, menjaga berat badan tetap terkontrol, serta menjaga kadar insulin dan tekanan darah.
Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 500 gram makanan kaya multivitamin dan 100 gram untuk anak-anak. Mutivitamin memang banyak dijual dalam bentuk obat. Namun, bagi Anda yang kurang menyukainya jangan khawatir, karena masih banyak makanan yang juga mengandung multivitamin sama baiknya.
Di bawah ini adalah beberapa makanan super yang mungkin dapat menjadi pilihan Anda sebagai pengganti multivitamin.
1. Minyak ikan cod
Minyak ikan cod adalah salah satu makanan terbaik yang dapat menggantikan multivitamin. Minyak ikan cod mengandung vitamin D serta omega3 yang baik untuk mencegah kanker dan menjaga sistem kekebalan tubuh.
2. Kale
Sayuran ini dikenal sangat menyehatkan. Kale adalah salah satu sayuran berdaun hijau yang kaya akan vitamin K, vitamin C dan tembaga. Mengonsumsi 67 gram makanan multivitamin ini, akan membantu membangun kekebalan Anda dan melawan penyakit menular.
3. Paprika kuning
Paprika kuning adalah salah satu makanan terbaik yang bisa dijadikan multivitamin. Mengandung vitamin C, dan nutrisi lain yang dapat mencegah beberapa penyakit kronis.
4. Sarden
Sarden adalah salah satu ikan yang baik untuk dikonsumsi. Ikan kecil yang kaya EPA, DHA dan omega-3 (asam lemak) dapat menjaga jantung Anda tetap sehat. Jika Anda mengonsumsi kurang dari 100 gram ikan ini setiap hari maka sudah memenuhi kebutuhan harian Anda.
5. Kerang
Salah satu makanan terbaik yang dapat menggantikan multivitamin adalah kerang. Kerang dan tiram kaya vitamin B, potasium, selenium dan zat besi yang memungkinkan tubuh untuk tetap kuat terutama untuk Anda yang berusia lanjut.
6. Kacang Brasil
Kacang Brasil mengandung selenium. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan tubuh, karena membantu menjaga tiroid dan sistem saraf pusat. Mengkonsumsi 400 mg sehari akan mencegah banyak masalah.
7. Rumput laut
Makanan seperti nori, kombu, dan wakame kaya akan yodium. Bila Anda memiliki tingkat yodium yang rendah, Anda akan menderita masalah tiroid. Wanita hamil dianjurkan mengkonsumsi rumput laut karena membantu dalam melindungi janin dari cacat otak.
8. Hati hewan
Hati hewan kaya akan vitamin dan mineral lainnya yang dapat juga dikonsumsi sebagai pengganti multivitamin. Hati mengandung vitamin B12, vitamin A, zat besi, folat dan tembaga, 100 gram makanan sehat ini akan mencegah masalah otak dan masalah sistem saraf lainnya.(boldsky.com)
Berita Terkait
-
Makanan Sehat vs Skincare: Mana yang Lebih Bikin Kulit Glow Up?
-
6 Makanan Super Murah yang Kaya Nutrisi untuk Menu Harian
-
Jangan Ketipu Label! 5 Makanan Berkedok Sehat Ini Diam-diam Bisa Bikin Diet Ambyar
-
7 Manfaat Whole Grains yang Wajib Anda Ketahui untuk Kesehatan
-
Panduan Nutrisi Anak: 7 Makanan Super yang Wajib Ada di Menu Harian
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026