Suara.com - Mengubah gaya rambut dengan warna-warna cerah menjadi tren belakangan ini. Tapi mulai kini, lebih berhati-hatilah dalam memilih pewarna rambut. Karena sembarangan memilih cat rambut bisa berabe. Seorang perempuan mengalami pembengkakan di bagian wajah usai mewarnai rambutnya.
Diduga kuat perempuan yang kisahnya di bagikan oleh pengguna media sosial Imgur ini alergi dengan zat yang terkandung pada pewarna rambut. Akibatnya, wajah perempuan ini bahkan sulit dikenali.
Akibat pembengkakan ia kesulitan membuka matanya.
Menurut dokter kulit Jill Waibel, MD, pemilik Miami Dermatology dan Laser Institute, alergi terhadap pewarna rambut kerap terjadi. Namun biasanya reaksi alergi cenderung ringan, berupa ruam atau kemerahan pada kulit kepala, leher, dan dalam beberapa kasus serius bisa menyebabkan pembengkakan dan gatal.
Reaksi ini biasanya disebabkan oleh zat kimia yang disebut paraphenylenediamine (PPD), yang umum digunakan dalam pewarna rambut permanen, pewarna tekstil minyak, dan karet.
Pada kasus alergi terhadap PPD yang parah seseorang, menurut Waibel, mungkin mengalami pembengkakan akut sehingga kelopak mata tak bisa dibuka.
"Dan ini tampak sangat mengerikan," ujarnya.
Untuk menghindari reaksi seperti ini, ia menyarankan agar seseorang menghindari mewarnai rambutnya. Atau jika memang ingin tetap melakukan pewarnaan, terlebih dahulu menguji pewarna rambut yang digunakan dan tunggu reaksinya dalam dua hari. (Womenshealthmag)
Berita Terkait
-
Tren Estetika Bergeser ke Non-Invasif, Teknologi Pengencangan Kulit Korea Mulai Populer di Indonesia
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
XERF Jadi Treatment Pilihan Priyanka Chopra Jonas, Kulit Kencang Natural Tanpa Operasi
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?