Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Halo, Dok. Sudah lima hari ini saya terbaring di tempat tidur tanpa bisa melakukan aktivitas seperti biasanya. Kepala saya terasa pusing dan apa yang saya lihat semuanya berputar.
Sekitar sebulan yang lalu, saya jatuh dan kepala belakang saya terbentur tembok cukup keras. Saat itu, kepala saya terasa pusing dan telinga saya berdenging.
Saya sudah membawa kondisi ini ke rumah sakit dan dokternya mengatakan bahwa ini penyakit vertigo dan disarankan untuk meminum obat. Setelah minum obat itu, saya memang sembuh, tapi hanya sebentar dan tidak berlangsung lama.
Saya bingung Dok, harus bagaimana. Saya pernah juga di CT-scan dan katanya tidak ada masalah, tapi kenapa malah tambah sakit. Minta solusinya dong, Dok. Terima kasih.
Namira
Jawab:
Halo selamat siang,
Vertigo merupakan suatu gejala dengan sensasi diri sendiri atau sekeliling terasa berputar. Ada kondisi vertigo yang ringan, serta tidak terlalu terasa dan ada yang parah sehingga menghambat rutinitas.
Serangan vertigo cukup bervariasi, mulai dari yang berlangsung selama beberapa detik hingga lebih lama. Serangan vertigo yang parah bisa terus berlangsung selama beberapa hari sehingga penderitanya tidak bisa beraktivitas secara normal.
Gejala lain yang berhubungan dengan vertigo adalah kehilangan keseimbangan yang akan membuat penderita sulit berdiri atau berjalan, mual atau muntah, dan pening.
Penyebab vertigo yang paling umum adalah gangguan pada mekanisme keseimbangan yang terletak di telinga bagian dalam. Penyebab umum lainnya adalah:
1. Migrain, pusing tidak tertahankan.
2. Vertigo Posisi Paroksismal Jinak atau istilah umumnya Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BBPV), yaitu vertigo yang dipicu oleh perubahan posisi kepala tertentu.
3. Inflamasi saraf vestibular yang ada di telinga bagian dalam (Vestibular neuritis).
4. Penyakit Meniere, penyakit langka yang menyerang telinga bagian dalam.
Selain penyebab tersebut, vertigo bisa disebabkan oleh gangguan pada bagian otak. Gejala tambahan yang biasa dialami penderita dalam beberapa kasus vertigo meliputi demam tinggi, tinnitus (telinga berdengung), dan kehilangan pendengaran. Ada beberapa saran untuk mengurangi atau mencegah gejala-gejala vertigo, di antaranya:
- Menghindari gerakan secara tiba-tiba agar tidak terjatuh.
- Segera duduk jika vertigo menyerang.
- Gunakan beberapa bantal agar posisi kepala saat tidur menjadi lebih tinggi.
- Gerakkan kepala secara perlahan-lahan.
- Hindari gerakan kepala mendongak, berjongkok, atau tubuh membungkuk.
- Mintalah bantuan orang lain untuk melakukan latihan sederhana dalam upaya mengurangi gejala-gejala vertigo.
- Kenalilah hal-hal yang dapat memicu vertigo Anda.
Namun ada baiknya, konsultasikan dan periksakan kembali hal ini kepada dokter spesialis saraf agar didapatkan penyebab pastinya sehingga Anda akan mednapatkan penanganan yang tepat.
Terima kasih, semoga membantu.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?