Suara.com - Ketika ejakulasi, laki-laki akan melepaskan jutaan sperma. Meski begitu, hanya satu sperma yang bisa menjadi pemenang untuk membuahi sel telur pasangannya hingga terjadi kehamilan.
Berbagai fakta berkembang seputar sperma. Ada yang mengatakan bahwa sel sperma yang mati tetap dapat membuat perempuan hamil. Ada pula fakta lain yang mengatakan bahwa sebagian besar sperma dalam kondisi cacat dan hanya sebagian kecil yang sehat sehingga dapat membuahi pasangannya dengan baik.
Daripada mempercayai informasi yang belum tentu valid, berikut kami beberkan fakta mengejutkan mengenai sperma yang dikutip dari laman Boldsky:
1. Sperma mati dapat membentuk janin yang sehat
Dalam program bayi tabung, mungkin-mungkin saja bagi para dokter untuk menggunakan sperma mati untuk membentuk janin yang sehat.
2. Apakah cukup lelaki memiliki satu testis?
Normalnya lelaki memiliki dua testis yang berfungsi untuk memproduksi sperma dan air mani. Namun pada lelaki yang hanya memiliki satu testis karena kelainan tertentu, maka bagian tersebut akan berupaya memproduksi sperma dan air mani sekaligus.
3. Produksi sperma
Menurut penelitian, sperma dapat hidup sampai lima hari di dalam tubuh seorang perempuan. Di sisi lain, dibutuhkan hanya satu detik bagi seorang lelaki untuk melepaskan sekitar 1.500 sel sperma, namun butuh satu bulan lamanya untuk membuatnya matang dalam testis.
4. Jenis kelamin sperma
Tidak semua sperma berkromosom laki-laki. Disebutkan dalam penelitian bahwa beberapa sperma dapat membawa kromosom X, sementara yang lain membawa kromosom Y. Jadi, jangan berpikir bahwa sperma hanya membawa kromosom laki-laki!
5. Apakah sebenarnya masturbasi sehat? Penelitian menyebut, ejakulasi terlalu sering dapat menurunkan volume sperma, tetapi tidak akan menurunkan kualitasnya?
6. Apakah suhu tinggi benar-benar buruk untuk sperma?
Jumlah sperma cenderung rendah selama musim panas dan mencapai jumlah tertinggi selama musim dingin. Cara terbaik adalah untuk menjaga kualitas dan jumlah sperma adalah dengan mengonsumsi makanan sehat selama musim panas.
7. Bagaimana bentuk sperma yang cacat?
Sebagian sperma memiliki banyak cacat di kepala, leher, atau ekor. Sperma yang cacat dapat memiliki dua kepala, dua ekor atau ekor melingkar. Kelainan ini dapat mempengaruhi kemampuan sperma untuk mencapai dan membuahi sel telur dengan baik, tapi bukan berarti tidak subur.
Berita Terkait
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Infertilitas Bukan Hanya Urusan Perempuan: Saatnya Kesehatan Reproduksi Pria Diperhatikan
-
Tak Lagi Pahit, Ini Inovasi Jamu Herbal Rasa Buah untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan
-
Studi: Cuaca Ekstrem Memperparah Krisis Kesehatan Reproduksi Remaja
-
Kepingan Mosaik Keadilan Reproduksi bagi Perempuan Korban Kekerasan Seksual
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
Terkini
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit