Suara.com - "Aku pasti bisa
Menikmati semua dan menghadapinya
Aku yakin pasti bisa
Aku ingin lepaskan seluruh bebanku
Dan ku jalani hidupku dengan senyuman"
Penggalan lirik berjudul "Aku Pasti Bisa" yang dipopulerkan Chitra Scholastika menghiasi bangsal di ruangan kanker anak RS. Dharmais pada hari ini, Kamis (4/2/2016).
Meski didera penyakit yang serius, tak ada kesedihan terpancar dari raut muka anak-anak itu. Yang ada hanya keceriaan, dan senyuman yang terus mengembang dari bibir mereka.
Melihat semangat yang ditunjukkan anak-anak penderita kanker, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek pun tak dapat menahan air matanya saking terharunya dengan semangat anak-anak ini.
Dalam peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada hari ini, ia pun berpesan agar masyarakat meningkatkan kesadaran untuk mengenali gejala kanker sejak dini agar bisa segera diberikan penanganan.
Menkes juga mengajak masyarakat untuk menhindari gaya hidup tak sehat yang bisa memicu kanker.
"Memang sedih sekali melihat anak-anak seperti mereka terkena kanker tapi memang kita sendiri belum tahu apa penyebab pasti dari kanker. Tapi yang pasti kita bisa menjaga kesehatan diri dan lingkungan untul mencegah terjadinya kanker," ujar Menkes Nila.
Setelah bernyanyi bersama anak-anak penderita kanker di RS Dharmais, Menkes Nila pun memberikan bingkisan kepada anak-anak ini. Kebahagiaan pun seketika memancar di raut anak-anak ketika menerima hadiah dari Menkes Nila.
Berita Terkait
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker
-
Cristiano Ronaldo Bantu Penderita-penderita Kanker di Kupang
-
Waspada! 5 Jenis Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Yuk Deteksi Dini Sekarang
-
Tingkatkan Akses Kemoterapi yang Nyaman dan Efisien, IHC RS Pusat Pertamina Luncurkan Layanan One Day Care Chemotherapy
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?