Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Halo, Dok. Saya seorang perempuan dan baru menikah pada 28 Desember 2015. Sekarang saya menjalani program hamil dan minum susu hamil. Yang menjadi pertanyaan saya, apakah boleh minum suplemen folavit bersamaan dengan minum susu hamil? Kapan sebaiknya dikonsumsi? Bolehkah diminum selagi haid? Mohon jawabannya Dok, karena saya mau memiliki kepastian untuk program hamil agar tidak salah mengonsumsi apapun. Terima kasih.
Nandini
Jawab:
Halo, selamat siang Saudari Nandini,
Folavit memiliki kandungan aktif asam folat yang merupakan bagian dari vitamin B yang larut dalam air, sering juga disebut vitamin B9. Tubuh kita memerlukan asam folat untuk pembentukan sel-sel baru dalam tubuh.
Secara khusus, asam folat sangat dibutuhkan oleh perempuan yang merencanakan kehamilan, juga selama periode hamil dan menyusui. Asam folat terbukti dapat mencegah cacat bawaan otak dan tulang belakang.
Pada orang dewasa, dosis anjuran harian adalah tidak melebihi 1000 mcg. Waktu terbaik untuk meminum vitamin adalah setelah makan.
Susu prenagen esensis yang Anda konsumsi memiliki kandungan zat yang berguna untuk membantu kesuburan dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian calon ibu. Beberapa zat yang terkadung di dalamnya adalah kalsium, vit E, asam folat, dan zat besi. Sebenarnya susu bisa diminum kapan saja. Namun karena susu memiliki kandungan zat yang dapat menenangkan sehingga membantu proses tidur lebih cepat, maka disarankan untuk meminum susu di malam hari.
Selain itu, aktivitas kita di malam hari juga terbatas sehingga akan memungkinkan kalsium susu dapat terserap secara optimal.
Mengingat bahwa kandungan asam folat pada folavit ternyata juga dimiliki oleh susu yang Anda konsumsi, maka sebaiknya Anda harus lebih bijak dalam mengonsumsinya. Jika ternyata nilai kandungan asam folat dalam susu yang Anda konsumsi telah memenuhi kebutuhan harian Anda, maka penambahan suplemen folavit sepertinya tidak diperlukan.
Anda dapat mengetahuinya dengan melihat nilai kandungan gizi susu yang tertera di kotaknya.
Terima kasih, semoga bermanfaat.
Dijawab oleh dr. Anita
Sumber: www.meetdoctor.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa