Sebagian orang menganggap bahwa minum cairan sebelum makan akan membuat perut terasa kenyang sehingga dapat menjadikan cara ini sebagai metode diet yang efektif. Namun ada pula yang menganggap bahwa mengonsumsi cairan, lebih baik usai makan untuk memperlancar sistem pencernaan.
Lalu anggapan mana yang benar? Menurut dokter spesialis gizi medik, dr. Elvina Karyadi, mengonsumsi cairan sebelum, saat dan sesudah makan sebenarnya tidak masalah. Kebiasaan ini juga tidak akan menimbulkan masalah pada sistem pencernaan sehingga masyarakat tak perlu khawatir.
"Jadi tergantung kebiasaan saja, mau sebelum, saat, dan sesudah makan itu tidak masalah ke sistem pencernaan," ujar Elvina pada temu media 'Kenali Manfaat 7 Ion dalam Aktivitas Sehari-hari', di Jakarta, belum lama ini.
Elvina juga meminta orang tak perlu terlalu mengkhawatirkan pola konsumsi airnya. Pasalnya, tubuh secara otomatis memiliki mekanisme untuk mengatur mekanisme cairan yang masuk dan yang keluar. Sehingga air yang dikonsumsi pada waktu apapun akan dikeluarkan kembali melalui urin, keringat, uap saat bernapas, dan buang air besar.
"Yang penting kecukupan cairan yang dibutuhkan. Begitu kita minum akan kita keluarkan lagi. Jadi kalau sudah merasa haus berarti tubuh kekurangan cairan," imbuhnya.
Sementara itu dokter spesialis kedokteran olahraga RS Jakarta, Grace Tumbelaka mengatakan bahwa jenis air yang paling baik untuk dikonsumsi adalah air suam-suam kuku. Ini karena air hangat dapat membantu penyerapan makanan ke usus lebih cepat.
Berita Terkait
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
Purbaya Kurusan usai Jabat Menkeu, Akui Berat Badan Turun 9 Kg
-
Lailatul Qadar vs Algoritma: Menjaga Fokus di Tengah Badai Notifikasi
-
30 Ide Menu Buka Puasa untuk Diet Sehat Selama Bulan Ramadan 2026
-
Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi