Suara.com - Tahukah Anda bahwa pemeriksaan mata bisa sama efektifnya dengan pemeriksaan fisik dalam mendeteksi beberapa penyakit.
Pemeriksaan mata secara komprehensif, penting untuk dilakukan karena berbagai alasan. Selain deteksi kemungkinan adanya gangguan penglihatan seperti glaukoma, katarak atau masalah retina, dokter mata mungkin dapat mendeteksi masalah kesehatan lainnya selama pemeriksaan.
Berikut beberapa masalah kesehatan yang mungkin ditemukan selama pemeriksaan mata setelah ditinjau oleh dr Deffy Leksani Anggar Sari, Konsultan Meet Doctor.
1. Diabetes
Diabetes memengaruhi kapiler kecil pada retina. Pembuluh darah ini dapat bocor mengeluarkan darah atau cairan kekuningan dan ini dapat ditemukan saat pemeriksaan mata. Jika dokter mata menemukan kondisi ini, mungkin Anda mengalami diabetes retinopati.
2. Hipertensi
Jika pembuluh darah di mata menunjukkan gejala ketegangan dan memicu air mata, mungkin Anda menderita tekanan darah tinggi.
3. Gangguan autoimun
Jika mata meradang, mungkin ini tanda penyakit Lupus atau gangguan autoimun lainnya.
4. Kolesterol tinggi
Kornea berwarna kekuningan atau terdapat lingkaran kuning di sekitarnya, bisa merupakan tanda kadar kolesterol Anda di atas normal. Atau, jika ada plak di pembuluh darah retina, juga berarti kadar kolesterol Anda terlalu tinggi.
5. Penyakit tiroid
Salah satu tanda-tanda penyakit tiroid adalah mata melotot atau bola mata menonjol. Kondisi ini juga dikenal sebagai penyakit Graves.
6. Kanker
Jika dokter mata melihat bahwa struktur mata Anda abnormal, mungkin Anda akan dirujuk ke dokter spesialis. Melanoma okular dapat berkembang di dalam sel yang membuat pigmentasi di mata. Pemeriksaan mata juga dapat membantu mendeteksi kanker kulit. Sel basal karsinoma dapat muncul pada kelopak mata dan bahkan bisa menyebar ke otak melalui mata.
7. Tumor
Menurut Digital Journal, kelopak mata turun atau bentuk pupil yang tidak biasa mungkin merupakan tanda tumor di area leher atau aneurisml.
Pemeriksaan mata komprehensif sebaiknya dilakukan setiap dua tahun sekali demi menjaga kesehatan mata dan deteksi kelainan penglihatan sedari dini.
Semakin cepat gangguan penglihatan terdeteksi, semakin besar kemungkinan untuk sembuh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak