Suara.com - Tidur memang telah lama dikenal sebagai salah satu upaya untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar. Sayangnya masih banyak orang yang mempercayai mitos seputar tidur.
Sebagian percaya bahwa tidur dalam durasi yang semakin lama dapat mengembalikan kebugaran dan membuat tubuh tetap prima. Faktanya penelitian membantah mitos-mitos ini. Justru, temuan menunjukkan bahwa tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko mengidap stroke.
Nah, agar Anda tak salah lagi dalam mempercayai anggapan-anggapan yang sudah terlanjut beredar di masyarakat, beberapa ulasan berikut mungkin dapat membantu Anda meluruskan pandangan mengenai tidur, seperti dilansir oleh Times of India.
1. Tidur siang membuat sulit tidur di malam hari
Sebagian orang percaya bahwa tidur siang dapat membuat mereka kesulitan untuk terlelap di malam hari. Sehingga mereka memilih untuk mengabaikan manfaat tidur siang.
Padahal, menurut temuan, tidur siang dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda dan mengembalikan kebugaran tubuh dan pikiran. Tidur siang juga diyakini dapat meningkatkan fungsi memori otak sehingga Anda bisa berpikir dengan cemerlang sepanjang hari. Tidur siang yang dianjurkan adalah 5-20 menit pada pukul 2-4 siang.
2. Tidur cukup harus delapan jam sehari
Anda tentu sudah tak asing dengan anjuran tidur cukup selama delapan jam sehari. Padahal padatnya aktivitas yang harus dijalani membuat sebagian dari kita hanya mampu mendapatkan tidur sebanyak 6-7 jam.
Lalu, apakah ini begitu bermasalah? Ternyata penelitian menunjukkan bahwa ketika Anda merasa baik-baik saja dengan durasi tidur sebanyak itu, maka Anda tak perlu memusingkan sisa durasi tidur yang belum Anda raih.
3. Tidur semakin lama semakin bagus
Faktanya tidur terlalu lama, lebih dari 10 jam misalnya dapat membahayakan kesehatan tubuh Anda dibandingkan hanya tidur selama enam jam. Menurut penelitian, tidur terlalu lama dapat membuat tekanan darah berjalan lambat dan memicu peningkatan kadar gula darah yang juga berpengaruh pada penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
4. Olahraga dapat membantu Anda mendapatkan tidur berkualitas
Ini adalah fakta yang harus Anda pahami dengan baik. Jika Anda termasuk satu diantara sekian banyak orang yang memiliki masalah dengan tidur berkualitas, cobalah melakukan aktivitas fisik secara rutin dan lihat hasilnya.
5. Melampiaskan tidur di akhir pekan bisa membantu mendapatkan tidur cukup
Banyak orang yang menggunakan libur akhir pekan mereka untuk melampiaskan tidur seharian. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur yang tidak terpenuhi di hari-hari biasa.
Tapi, apakah kebiasaan ini baik untuk dilakukan? Menurut penelitian, melampiaskan tidur saat akhir pekan bukan cara baik untuk memenuhi kebutuhan tidur setiap hari. Jadi pastikan Anda mendapatkan tidur cukup setiap hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI