Suara.com - Siapa yang tak menyukai cokelat? Tua, muda, lelaki dan perempuan rasa-rasanya tak akan menolak jika disuguhi cemilan satu ini. Namun jangan sangka bahwa cokelat hanyalah sebuah camilan manis yang hanya memberi kenikmatan sementara.
Pasalnya, menurut sebuah peneltian terkini, cokelat tak hanya dapat memanjakan lidah, tetapi berkhasiat pula menangkal stroke hingga penyakit diabetes yang kini menghantui semua orang, baik tua maupun muda.
Temuan ini didapat ilmuwan Saverio Stranges setelah melakukan penelitian terhadap 1153 responden berusia 18-69 tahun di Inggris. Berdasarkan hasil penelitan, ilmuwan menganjurkan konsumsi satu batang atau setara dengan 100 gram cokelat, setiap hari untuk mencegah risiko mengidap penyakit jantung dan diabetes.
"Selama ini orang menganggap bahwa konsumsi cokelat dapat meningkatkan risiko diabetes, tapi temuan kami menunjukkan bahwa konsumsi cokelat yang tidak berlebihan justru dapat mengurangi resistensi insulin yang mencegah kadar gula berlebih dalam darah," ujar Stranges.
Khasiat cokelat dalam menangkal dua penyakit mematikan ini dijelaskan Stranges dipicu oleh kandungan polifenol yang tinggi dalam cokelat. Senyawa antioksidan ini memang telah disebutkan dalam berbagai penelitian mampu meregenerasi sel-sel dan jaringan dalam tubuh.
"Melihat bukti-bukti yang ada, kami menganjurkan konsumsi produk-produk mengandung cokelat sebagai camilan wajib untuk meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah diabetes," imbuh Stranges.
Namun, ia mengingatkan penting bagi masyarakat untuk mampu membedakan antara cokelat murni dan cokelat olahan, karena memiliki efektivitas yang berbeda dalam mencegah dua penyakit degeneratif ini.
"Selain itu jalani pola hidup sehat seperti aktivitas fisik dan diet seimbang untuk menghindari kenaikan berat badan yang dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit," ujarnya memperingatkan. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?