Suara.com - Tanya:
Saya sudah telat menstruasi selama 2 bulan lebih 1 minggu, tapi test pack saya tetap negatif, sedangkan saya sudah sering mengalami gejala kehamilan seperti mual dan sering buang air kecil dan lain lain. Ketika masuk di minggu ke 9 ini Ms v saya keluar darah sekitar 1 sendok makan, saya takut untuk USG ke dokter. Mohon penjelasannya, Dok. Terima kasih.
AT
Jawab:
Selamat sore Saudari AT,
Mual dan mudah lelah bukanlah selalu tanda bahwa Anda sedang hamil. Mual bisa saja adalah gejala gangguan lambung, stres emosional (seperti rasa takut), makan berlebihan (kekenyangan), penyakit kandung empedu, misalnya batu empedu, radang tenggorokan dan lain-lain.
Sedangkan mudah lelah bisa saja akibat tidak cukup tidur, kekurangan energi, anemia, hipotiroid, diabetes, dehidrasi dan lain-lain.
Untuk mendeteksi kehamilan dapat menggunakan alat tes kehamilan (test pack) yang dijual bebas di pasaran. Tes kehamilan bekerja dengan mendeteksi hormon hCG yang diproduksi sepekan setelah pembuahan terjadi.
Ada dua cara dalam menggunakan test pack. Pertama, tampung urine di wadah lalu celupkan test pack ke dalam wadah. Kedua, saat buang air kecil, pegang test pack dan pastikan urine mengenai test pack. Jenis test pack kedua ini hanya bisa digunakan pada test pack tertentu.
Test pack akan menunjukkan hasil positif jika tubuh memproduksi level hormon hCG dalam jumlah yang cukup. Biasanya, hal ini ditandai dengan munculnya dua garis berwarna pada test pack. Atau, munculnya simbol positif di test pack.
Keakuratan test pack akan lebih tinggi bila digunakan saat Anda buang air kecil di pagi hari setelah bangun tidur. Atau, gunakan test pack setelah Anda telat seminggu mendapatkan menstruasi.
Kemunculan hasil positif kemungkinan besar akurat. Namun jika hasil Anda negatif, ulangi tes sepekan kemudian untuk memastikan hasil. Pastikan hasil dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Jezy Reisya Pranasari
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
-
Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan
-
Deretan Artis yang Umumkan Kehamilan dan Kelahiran di Awal 2026
-
Zaskia Sungkar Bagikan Perkembangan Kehamilan usai Masuki Trimester Tiga
-
CERPEN: Kehamilan yang Tak Pernah Diinginkan
-
Bahagia Nantikan Anak Perempuan, Al Ghazali Sempat Mimpi 'Titik Pink'
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga
-
Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental
-
Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat