Suara.com - Apakah Anda termasuk orang yang suka berpikiran negatif terhadap suatu hal? Jika ya, maka Anda harus mengubah pola pikir Anda mulai dari sekarang.
Pasalnya, penelitian menunjukkan bahwa berpikir negatif membawa pengaruh yang buruk terhadap kesehatan fisik dan mental Anda. Temuan menunjukkan bahwa pikiran negatif dapat memicu ketidakseimbangan hormon di otak sehingga memicu dampak negatif bagi tubuh Anda.
Tak percaya? Simak empat risiko kesehatan yang mengintai dari kebiasaan berpikiran negatif, seperti dilansir Boldsky.
1. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat diakibatkan oleh pola pikir negatif. Seperti diketahui pikiran negatif dapat mengembangkan stres pada seseorang yang kemudian menyebabkan denyut jantung menjadi tidak teratur. Akibatnya tekanan darah meningkat dan menempatkan seseorang pada kondisi darah tinggi.
2. Gangguan pencernaan
Apabila Anda sering berpikiran negatif terhadap sesuatu, maka gangguan pencernaan rentan Anda alami. Stres akibat pikiran negatif dapat meningkatkan asam lambung sehingga seseorang dapat mengidap maag dan masalah pencernaan lainnya.
3. Obesitas
Orang-orang yang berpikiran negatif, atau pesimis cenderung mengabaikan kesehatan mereka. Akibatnya pola makan dan aktivitas fisik menjadi tak beraturan. Hal ini dapat memicu kondisi obesitas yang pada gilirannya menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
4. Impoten
Impoten merupakan mimpi buruk bagi kaum Adam. Kehidupan seksual yang terganggu tentu dapat mempengaruhi aspek kehidupan lainnya. Dan ternyata impoten juga dapat disebabkan oleh kebiasaan berpikiran negatif karena adanya fungsi otak yang terganggu.
Jadi, ubah pola pikir Anda mulai dari sekarang agar tak diintai empat penyakit ini.
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Pilihan
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin