Suara.com - Stroberi, buah mungil berwarna merah ini tak hanya dapat memanjakan lidah Anda dengan sensasi asam, manisnya saja. Bagi tubuh, manfaat mengonsumsi stroberi juga memiliki keajaiban tersendiri.
Hal ini karena stroberi memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, bahkan lebih tinggi dari jeruk sehingga baik untuk kesehatan seluruh organ tubuh.
Di balik warna merah yang dimiliki stroberi, terdapat kandungan fitonutrien yang berefek positif bagi kesehatan tubuh. Bahkan ahli gizi Nigel Denby menggolongkan stroberi sebagai buah 'super' karena beragam manfaat yang dihasilkan dari mengonsumsi buah ini.
Tak percaya, simak lima manfaat yang bisa Anda rasakan dari mengonsumsi buah stroberi ini.
1. Anti kanker
Stroberi merupakan sumber antioksidan jenis anthocyanin dan asam ellagic, yang dapat membasmi radikal bebas dalam darah. Seperti diketahui, radikal bebas dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker di berbagai organ seperti paru-paru, kerongkongan, payudara, rahim, dan lidah.
Khasiat stroberi dalam mencegah pertumbuhan kanker telah dibuktikan dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry. Temuan menunjukkan bahwa antioksidan dalam stroberi secara signifikan dapat menghambar pertumbuhan sel kanker.
Antioksidan dalam stroberi juga berkhasiat menghalau efek karsinogen yang didapat dari aktivitas sehari-hari seperti paparan asap rokok, atau konsumsi makanan tertentu.
2. Mencegah kebutaan
Kandungan vitamin C yang tinggi dalam stroberi juga berkhasiat mengurangi risiko degenerasi makula yang dapat mengakibatkan kebutaan sebanyak 36 persen pada lansia. Hal ini dibuktikan melalui studi yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Oftalmologi yang menunjukkan bahwa mengonsumsi tiga atau lebih buah stroberi dapat mengurangi risiko degenrasi makula ini.
3. Anti penuaan
Para peneliti menemukan bahwa tikus yang diberi stroberi menunjukkan perlambatan penuaan pada fungsi otak. Pada gilirannya hal ini mempengaruhi kemampuan kognitif dan motorik tikus meski usianya tergolong tua. Peneliti meyakini, kandungan vitamin C didalamnya yang berperan dalam melawan penuaan dini.
4. Menjaga kesehatan organ pencernaan
Stroberi tak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga mengandung serat dalam jumlah tinggi yang berefek positif bagi kesehatan sistem pencernaan. Pilihlah buah stroberi yang matang, karena paling kaya kandungan seratnya.
5. Anti peradangan
Kandungan fenol, atau bahan yang dapat menghambat aktivitas berlebihan dari enzim, pada stroberi, terbukti dapat mencegah tubuh dari risiko mengidap berbagai peradangan tak diinginkan, mulai dari osteo-arthritis, rheumatoid arthritis hingga asma. Jika Anda memiliki riwayat penyakit yang terkait peradangan, stroberi merupakan pilihan yang tepat untuk dikonsumsi. (Dailymail)
Berita Terkait
-
CERPEN: Gema yang Tak Pernah Usai
-
Akses Perawatan Kanker Lebih Mudah dengan Fasilitas Radioterapi Modern
-
Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci
-
Tahun ke-6 Berjuang Lawan Kanker, Vidi Aldiano Sampaikan Pesan Haru
-
Pesan Haru Vidi Aldiano di Tahun ke-6 Berjuang Lawan Kanker: Kuharap Perjumpaan Kita Bisa Berakhir
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya