Suara.com - Diabetes bukan hanya penyakit yang tak dapat disembuhkan. Lebih dari itu, diabetes bisa disebut sebagai ibu dari segala macam penyakit.
"Diabetes itu ibu dari berbagai penyakit. Kalau mengidap diabetes, maka gigi kita rusak, mata kita rusak, jantung, ginjal dan kulit kita juga rusak. Jadi diabetes harus benar-benar dicegah agar penyakit lain tidak muncul," ujar Menkes Nila F Moeloek pada temu media 'Gerakan Indonesia Lawan Diabetes' di Jakarta, Sabtu (13/8/2016).
Menkes menambahkan, di Indonesia jumlah presentase pengidap diabetes pada 2013 lalu mencapai 6,9 persen atau sekitar 9,1 juta penderita. Angka ini cukup berdampak pada besarnya beban pembayaran klaim Jaminan Kesehatan Nasional.
"Biaya penanganan untuk penyakit kastrotopik termasuk diabetes dan komplikasinya mencapai 33 persen dari total pengeluaran BPJS Kesehatan," imbuh Menkes.
Meski berdampak cukup besar, kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah munculnya diabetes ternyata masih sangat rendah. Menkes mengatakan hanya 20 persen masyarakat Indonesia yang benar-benar menerapkan pola hidup sehat demi mencegah berbagai penyakit.
"Untuk itu kami mencoba mengampanyekan upaya preventif. Faktor risiko pencetus diabetes harus dicegah dan dikendalikan, seperti obesitas, perbanyak aktivitas fisik, diet sehat dan deteksi dini," imbuh Menkes.
Sementara itu, Direktur Fasilitas Pelayanan Masyarakat Kemenkes, dr. Sigit Priohutomo, MPH, mengatakan diet sehat bisa dimulai dengan membatasi pola konsumsi gula, garam dan lemak.
"Batasnya sehari gula tidak lebih dari 50 gram atau 4 sendok makan, garam 3 gram atau satu sendok teh, dan lemak 5 sendok makan. Tapi kita kan nggak bisa menghitung itu dari makanan yang kita makan, jadi kita harus bisa kontrol. Gula jangan dipikir hanya dari gula pasir. Nasi juga termasuk gula," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya