Suara.com - Mungkinkah seseorang merayakan ulang tahunnya dua kali dalam setahun? Tentu bisa saja jika orang tersebut memiliki dua hari lahir.
Seperti Lynlee Boemer, bayi asal Plano, Texas, Amerika Serikat, yang satu ini. Jika mau, kelak Lynlee bisa mengaku memiliki dua hari lahir. Pasalnya, dia memang dilahirkan dua kali. Seperti apa ceritanya?
Lynlee Boemer tak ubahnya seperti bayi perempuan kebanyakan. Lynlee adalah bayi perempuan yang mungil dan lucu, setidaknya, seperti itulah yang tampak di layar monitor mesin ultrasonografi (USG).
Namun, dokter yang merawat ibundanya, menemukan sebuah tumor di tulang ekor Lynlee. Karena alasan itu, dokter memutuskan mengeluarkan Lynlee dari kandungan untuk mengangkat tumor tersebut.
Maka, 12 pekan sebelum Lynlee dilahirkan, dokter membedah rahim sang ibu, Margaret Boemer, untuk mengeluarkan si jabang bayi. Lynlee pun dikeluarkan dari rahim selama 20 menit, dioperasi, lalu dikembalikan ke dalam rahim. Kala itu, bobot tubuhnya masih 700 gram saja.
Dua belas pekan kemudian, Lynlee dilahirkan melalui operasi bedah caesar. Bobotnya sudah bertambah menjadi 2,7 kilogram.
Di usia delapan hari, Lynlee harus kembali menjalani operasi untuk mengangkat sisa tumor yang ternyata kembali tumbuh. Beberapa pekan kemudian, Lynlee diperbolehkan pulang.
Dr Darrell Cass, tenaga medis yang mengoperasi Lynlee mengatakan, tumor di tubuh Lynlee adalah sejenis teratoma. Tumor ini cukup sering ditemukan pada bayi.
Dokter memutuskan mengoperasi Lynlee karena tumor tersebut berpotensi mengganggu pertumbuhan janin.
"Dalam beberapa kasus, tumorlah yang menang dan jantung si bayi tidak bisa bertahan. Bayi pun bisa mengalami gagal jantung dan meninggal," ujarnya seperti dikutip CNN. (Metro)
Tag
Berita Terkait
-
Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
5 Rekomendasi Bedak Dingin Bayi yang Nyaman
-
Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026