Suara.com - Penting bagi orangtua untuk menanamkan kebiasaan menggosok gigi pada buah hati mereka sejak dini. Pasalnya, jika gigi anak bermasalah, maka dapat mempengaruhi kesehatannya secara umum.
Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pusat, drg Udijanto Tedjosasongko Sp.KGA (K).Ph.D. mengatakan, beberapa masalah kesehatan secara umum yang disebabkan kesehatan gigi yang tak terjaga antara lain penyebaran bakteri ke pembuluh darah hingga jantung.
"Kalau sampai abses (timbul bisul) di rongga mulut, ada risiko bakteri di gigi masuk ke pembuluh darah dan menyebar ke jantung. Ketika anak sudah memiliki penyakit sistemik bawaan maka bahayanya bisa lebih fatal," ujar dia pada temu media yang dihelat PT 3M Indonesia di Jakarta, belum lama ini.
Selain itu, kata dia, jika anak terlalu sering mengeluh sakit gigi maka ia akan kesulitan mengonsumsi makanan yang dibutuhkan untuk tumbuh kembangnya. Anak menjadi kekurangan nutrisi dan menurunkan produktivitasnya dalam menerima pelajaran.
Dalam kesempatan yang sama Ketua IDGAI Jatim drg Sindy C. Nelwan menambahkan bahwa kondisi gigi yang rusak juga dapat mempengaruhi psikologis anak. Ia akan mendapatkan olokan dari teman-temannya yang dapat membuatnya mengalami trauma psikologis.
"Belum lagi kalau gigi sulung tanggal sebelum waktunya karena berlubang, maka gigi permanen akan muncul di posisi yang salah. Akibatnya gigi anak tumbuh berantakan. Selain fungsi mempengaruhi fungsi mengunyah, tampilannya juga tidak bagus secara estetik, anak jadi tidak percaya diri," tambah dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh