Suara.com - Tanya:
Selamat malam Dokter,
Setelah 1 minggu kejadian kaki saya menahan motor, saya baru merasakan sakit pada bagian engkel dan akhirnya 2 hari ketiduran bengkak.Lalu saya beri minyak hangat, karena saya pikir hanya bengkak biasa dan juga tidak terlalu keliatan. Kemudian saya memutuskan untuk memijat kaki saya, atas saran keluarga. Namun setelah pijat, saya merasa bengkaknya pindah dan muncul bengkak baru di lakukan telapak kaki.Saya sudah coba ke dokter dan dikasih obat minum, saya juga sudah mencoba dari salep sampai gel.Sebenarnya saran dokter harus operasi tendon, tapi saya takut efek samping dan pemulihannya pasti lama. Adakah saran lain selain operasi, Dok? Terima kasih.
SW
Jawab:
Selamat malam Saudara SW,
Sudah ke dokter spesialis bedah ortopedi atau dokter spesialis saraf? Operasi dilakukan bila memang sudah dipastikan ada robekan tendon dan tergantung seberapa lebar kerusakan tendonnya.
Selain operasi ada tindakan lain, tetapi tetap atas pemeriksaan dokter spesialis bedah ortopedi. Sebuah pengobatan invasif yang menggunakan panduan gelombang ultrasound (USG) dan peralatan operasi yang sangat kecil bernama FAST (focused aspiration of scar tissue) dapat dilakukan.
Prosedur ini dilakukan setelah proses pembiusan lokal untuk mengambil jaringan parut pada tendon tanpa memengaruhi jaringan tendon yang sehat. Pasien yang melalui prosedur FAST pada umumnya dapat langsung beraktivitas dengan normal dalam waktu 1-2 bulan.
Prosedur ini mulai banyak digunakan dibanding prosedur operasi tradisional (operasi terbuka).
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Ulil Huda
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya