Suara.com - Ketika membeli makanan seperti burger, kentang goreng, crepes, dan kebab, tentunya penjual akan membungkusnya dengan kemasan berbahahan kertas atau plastik yang diklaim aman untuk makanan.
Namun ternyata, sebuah penelitian yang dipublikasikan American Chemical Society, menemukan bahaya yang mengintai dari penggunaan bungkus makanan. Penelitian ini menemukan adanya senyawa berbahaya dalam pembungkus makanan yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti menguji 400 sampel makanan dari berbagai restoran cepat saji di Amerika Serikat. Peneliti menemukan, hampir 50 persen pembungkus makanan cepat saji yang diteliti mengandung senyawa fluor yang disinyalir dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak, menurunkan kesuburan, dan memicu kanker.
Senyawa flour adalah zat kimia yang kerap digunakan pada peralatan masak anti lengket dan bahan pemadam kebakaran. Disampaikan peneliti Graham Peaslee dari University of Notre Dame, senyawa ini dapat bermigrasi ke dalam makanan dan dikonsumsi lalu menumpuk dalam tubuh,
"Senyawa flour yang menumpuk dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit tiroid, bayi lahir dengan berat badan rendah, ginjal bahkan risiko kanker testis," ujar Graham.
Lantas bagaimana cara untuk menghindari hal ini? Peneliti bahkan kesulitan menemukan jawabannya, namun jika Anda mau membawa kotak makan sendiri saat membeli makanan cepat saji itu akan lebih baik. (Menshealth)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance