Suara.com - Gula adalah sumber energi yang sering kita gunakan sehari-hari. Namun, mengkonsumsi gula berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.
Kebutuhan orang setiap hari, menurut petunjuk baku tak boleh lebih dari 10 persen dari kalori yang masuk ke tubuh kita. Jadi untuk wanita sekitar 6 sendok teh (100 kalori) dan pria sekitar 9 sendok teh (150 kalori) per hari.
Gula secara alami dapat kita peroleh dari buah-buahan yang kita makan. Selain buah, masih ada beberapa alternatif sumber gula yang dapat kita konsumsi sebagai pengganti yang lebih sehat dari gula pasir.
Berikut beberapa diantaranya seperti yang dilansir laman Cozymag:
1. Madu
Madu telah lama dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Baik untuk pengganti gula maupun terapi berbagai penyakit. Namun tetaplah berhati-hati dalam mengkonsumsi madu, karena kalorinya cukup tinggi. Hindari mencampurnya dengan air panas karena akan merusak sebagian zat-zatnya yang bermanfaat untuk kesehatan.
2. Mollases
Molasses memiliki cita rasa yang lebih kuat, namun tidak semanis gula. Bahkan, faktanya molasses mengandung lebih banyak asam daripada gula.
3. Gula Kelapa
Selain madu, gula kelapa juga dikenal sebagai alternatif terbaik pengganti gula tebu karena kadar glikemik yang rendah. Gula ini dapat dengan mudah digunakan untuk menjadi pengganti rasa manis dari gula tebu.
4. Agave nectar
Agave nectar sering disebut sirup agave merupakan pemanis yang diproduksi secara komersil dari beberapa spesies agave termasuk Agave tequilana (agave biru) dan Agave salmiana. Agave nectar memiliki rasa yang lebih manis daripada madu dan konsistensinya lebih encer dibandingkan dengan madu.
5. Kurma
Selain memberikan rasa manis, buah kurma juga bisa menjadi sumber serat pangan yang baik untuk pencernaan. Kandungan glukosa di dalam sebutir kurma diperkirakan habis terserap dalam waktu 40-45 menit. Tempo ini lebih lambat ketimbang glukosa pada gula tebu yang habis terserap dalam 20-30 menit. Dengan begitu, cadangan glukosa yang berasal dari kurma akan bertahan lebih lama di dalam tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia