Suara.com - Angka harapan hidup rata-rata orang di dunia dipastikan meningkat pada 2030 mendatang. Peneliti dari Imperial College London menemukan bahwa pada 2030 mendatang, angka harapan hidup seseorang akan menembus usia 90 tahun.
Korea Selatan digadang-gadang sebagai negara yang memiliki angka harapan hidup tertinggi di dunia, sedangkan Amerika Serikat memiliki angka harapan hidup terendah di antara negara-negara maju. Dimana, perempuan bisa hidup hingga usia 90,8 tahun, 84,1 tahun untuk lelaki.
Menurut Majid Ezzati selaku peneliti utama dan profesor di Imperial College London, Amerika Serikat cenderung memiliki harapan hidup terendah di tahun 2030 dengan perhitungan masing-masing, usia 79,5 tahun untuk lelaki dan 83,3 tahun untuk perempuan. Penyebabnya, tingkat kematian ibu yang tinggi disertai kriminalitas yang tinggi di Amerika Serikat.
Di Eropa, lelaki Swiss dan perempuan Perancis diperkirakan memiliki harapan hidup tertinggi, rata-rata 88,6 tahun untuk perempuan dan 84 tahun untuk lelaki.
"Banyak orang yang percaya bahwa 90 tahun adalah batas atas untuk harapan hidup, namun penelitian ini menunjukkan ada beberapa orang yang bisa hidup hingga diatas usia 90 tahun," tambah Ezzati.
Harapan hidup rata-rata masyarakat di Korea Selatan lebih tinggi karena beberapa faktor. Salah satunya peningkatan gizi anak-anak, rendahnya tingkat merokok, tekanan darah rendah, akses ke perawatan kesehatan dan perkembangan teknologi di dunia kesehatan. [Foxnews]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif