Suara.com - Beberapa waktu lalu, para orangtua dibuat heboh dengan aksi "Skip Challenge" yang dilakukan anak-anak sekolah. Dalam tantangan ini salah seorang pelaku menekan dada teman lainnya yang menjadi target hingga kehabisan napas.
Mereka ingin mengetahui berapa lama target bisa bertahan. Tentu saja aksi ini dikecam oleh para orangtua. Setelah demam "Skip Challenge" mereda, muncul aksi lain yang dinamakan "Eraser Challenge" yang juga viral di beberapa negara.
Seperti dilansir dari laman Foxnews, anak-anak sekolah yang melakukan aksi ini akan menulis huruf di kulit tangan mereka menggunakan penghapus. Mereka yang berhasil membuat luka paling hebat dari gesekan penghapus di kulit akan menjadi pemenangnya.
Mereka pun lantas membagikan hasil luka pada kulit tangan mereka di media sosial Instagram hingga menjadi viral. Padahal, seperti disampaikan dokter spesialis anak Angela Mattke, luka yang dihasilkan dari gesekan penghapus bisa terinfeksi virus atau bakteri.
"Hal apapun yang membuat kulit menjadi terluka, maka di situ ada risiko infeksi," ujarnya.
Kulit terbakar baik yang disebabkan oleh panas atau bahan kimia memang berpotensi memicu perkembangbiakan bakteri. Apabila luka cukup serius, Mattke mengatakan anak mungkin memerlukan antibiotik.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan