4. Merangsang berpikir, tidak mematahkan
Ketika anak mengalami kesulitan dalam belajar, atau tak tahu jawaban dari satu pertanyaan misalnya, orangtua biasa kerap akan merespon dengan "Oh, kamu tak tahu tentang itu" atau "Kamu salah!" Sementara, orangtua yang bijak akan menyuruh sang anak agar berpikir lebih keras lagi, dengan berkata, "Coba dipikir lagi, kamu pasti akan menemukan jawabannya."
5. Membandingkan dengan anak lain?
Banyak orangtua yang suka membandingkan anaknya dengan anak lain yang lebih berprestasi, entah itu di sekitar lingkungannya maupun dengan anak-anak di media televisi atau kisah fiksi. Orangtua yang bijak tidak akan melakukan itu, namun lebih membiarkan anaknya menjadi diri mereka sendiri sembari mengarahkan pada hal-hal baik, tanpa harus membanding-bandingkan.
6. Soal menepati janji
Kebanyakan orangtua juga cenderung meminta anaknya untuk jujur dan harus menepati janji. Tapi meminta saja tidak cukup. Orangtua bijak akan sekaligus menunjukkan (contoh) pada anaknya bagaimana mereka menjadi jujur dan menepati janji.
7. Mengingatkan, tidak sekadar melarang
Orangtua melarang anak melakukan ini-itu? Itu sih sudah biasa, dan lazim sekali dijumpai di berbagai rumahtangga. Apa yang jarang ditemukan dan biasanya hanya dilakukan para orangtua bijak, adalah tidak sekadar melarang, tetapi lebih kepada mengingatkan anak-anaknya soal konsekuensi buruk dari perbuatan atau kelakuan yang negatif itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya