Suara.com - Untuk mencukupi kebutuhan cairan harian, seseorang dianjurkan mengonsumsi dua liter air atau sekitar delapan gelas setiap hari. Namun pada beberapa orang, konsumsi air bisa mencapai lima hingga enam liter per hari karena khawatir tubuhnya kekurangan cairan.
Ternyata, tak hanya kekurangan cairan yang bisa berefek negatif bagi tubuh. Disampaikan ahli gizi klinik FKUI RSCM dr Diana Sunardi, M. Gizi, SpGK, kelebihan cairan juga berbahaya bagi kesehatan, bahkan dapat memicu kematian.
"Pada beberapa orang, konsumsi air saat cuaca panas bisa sampai enam liter. Padahal terlalu berlebihan juga tidak bagus, istilahnya hiperhidrasi," ujar dr Diana pada sesi workshop Health and Nutrition Journalist Academy (HNJA) di Jakarta, Selasa (4/4/2017).
Ia menambahkan, hiperhidrasi terjadi jika konsumsi air melebihi lima liter sehari. Menurutnya, konsumsi air berlebihan dapat memicu penumpukan cairan dalam tubuh terutama pada paru-paru sehingga menyebabkan masalah sesak napas.
"Bahayanya kalau tubuh tidak bisa membuang kelebihan air karena jantungnya melemah sehingga memicu penumpukan air di paru-paru dan bisa menyebabkan kematian," tambah dia.
Selain itu, ketika asupan air yang masuk berlebihan, otomatis tubuh juga akan mengeluarkan kelebihan cairan dalam jumlah yang banyak. Hal ini dikhawatirkan tak hanya membuang urin dari dalam tubuh tapi juga elektrolit seperti kalium dan natrium yang membuat seseorang lemas hingga kehilangan nyawa.
"Apalagi untuk lansia, tidak disarankan minum terlalu berlebihan karena bisa berbahaya bagi kesehatannya. Usahakan untuk mengonsumsi air sesuai dengan kebutuhan," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan