Suara.com - Kapan terakhir Anda menimbang berat badan buah hati? Bulan lalu, atau Anda merasa si kecil tidak kurus kerempeng sehingga tak perlu memantau bobot tubuhnya?
Survei menunjukkan hampir separuh orangtua atau sekitar 45.8 persen menganggap anaknya memiliki berat badan yang cukup sehingga mengabaikan pentingnya menimbang secara rutin.
Padahal, menurut dr Ahmad Suryawan, SpA(K), konsultan tumbuh kembang anak dari RS Dr Soetomo Surabaya, dengan menimbang secara rutin, orangtua dapat memantau tumbuh kembang anak sesuai atau tidak dengan usianya.
"Banyak orangtua yang enggan menimbang karena merasa anaknya sudah cukup berat badannya. Padahal bisa saja anaknya mengalami permasalahan pertumbuhan yang mengacu terhadap berat badan dan umur," ujar dia pada temu media yang dihelat Sarihusada, Rabu (26/4/2017).
Ahmad menambahkan, berat badan kurang merupakan masalah malnutrisi yang prevalensinya cenderung naik dari 18.4 persen pada 2007 menjadi 19.6 persen pada 2013.
Dampak berat badan kurang pada anak, kata dia, akan meningkatkan risiko kematian akibat diare lima kali lebih besar, radang paru empat kali lebih besar, malaria empat kali lebih besar, dan campak tiga kali lebih besar dibandingkan anak yang memiliki berat badan normal.
"Ditambah kecerdasan anak yang menurun, munculnya gangguan perilaku emosi, performa sekolah yang menurun dan berakibat pada kualitas hidup anak di masa mendatang," imbuh Ahmad.
Untuk mempermudah para ibu memantau pertumbuhan si kecil, Sarihusada meluncurkan situs www.cekberatanak.id. Melalui situs ini para ibu bisa memasukkan data berat, tinggi, dan usia anak lalu mendapatkan hasil pengukuran apakah pertumbuhannya sudah sesuai dengan usianya.
"Kami ingin membantu para orangtua memantau berat badan optimal si kecil. Ketika mendapatkan hasil berat badan kurang atau justru berlebih, hasil pengukuran ini bisa dikonsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat," pungkas Anggi Morika, Growth Care Manager Sarihusada.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat