Suara.com - Anda sedang mengalami perut yang melilit beberapa hari belakangan? Jika ya, cobalah konsumsi cabai. Hasil penelitian yang dilakukan University of Connecticut menemukan bahwa senyawa pada cabai memiliki khasiat menenangkan gejala mulas pada peru. Penelitian ini dilakukan pada tikus.
Senyawa ajaib tersebut bernama capsaicin, yang juga berperan dalam memicu rasa pedas ketika mengonsumsi cabai. Menurut peneliti, capsaicin dapat mengikat reseptor di saluran pencernaan sehingga ampuh meredakan peradangan.
Selain itu, peneliti juga menggarisbawahi manfaat ganja yang juga dapat membantu mengatasi gangguan pada perut. Saat melakukan uji coba terhadap tikus, efek menenangkan dari tanaman ganja mampu membuat kondisi usus menjadi lebih baik dan gejala mulas pun mereda.
Peneliti berharap, ada studi lanjutan yang dapat mengungkap khasiat dua tanaman ini dalam pengobatan sakit perut. Apalagi cabai mudah dijumpai dan banyak digunakan sebagai penambah rasa masakan.
"Saya berharap bisa bekerja sama dengan otoritas kesehatan setempat di Colorado untuk mengungkap manfaat kedua tanaman ini dalam mengatasi masalah pada usus, pankreas, dan sistem pencernaan lainnya," pungkas peneliti Pramod Srivastava. [Foxnews]
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi